Desakita.co – Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan, sukses menjadi tuan rumah gelaran Peterongan Festival 2025. Festival digelar selama tiga hari, sejak Jumat (29/8) hingga Minggu (31/8). Kegiatan yang dipusatkan di lapangan desa menyedot perhatian ribuan pengunjung.
Pemilihan Tugusumberjo sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Letaknya yang strategis dan mudah dijangkau menjadi pertimbangan utama. Pemerintah Desa (Pemdes) Tugusumberjo pun all out mempersiapkan festival, berkolaborasi dengan Forkopimcam dan berbagai pihak lainnya. ”Kami selalu berkoordinasi dengan jajaran Forkopimcam Peterongan serta pihak pendukung lain demi keamanan dan kesuksesan acara,” ujar Kepala Desa Tugusumberjo As’ad.
Festival ini menampilkan beragam potensi desa dan produk UMKM dari seluruh wilayah Kecamatan Peterongan. Mulai dari festival qosidah rebana, fashion show, hingga Peterongan Idol menjadi daya tarik tersendiri. Di hari terakhir, pengunjung kegiatan diisi dengan fun bike, sepeda hias, lomba masak, dan puncaknya ditutup dengan pagelaran wayang kulit di malam harinya.
Sebanyak 14 desa di Kecamatan Peterongan turut ambil bagian, masing-masing menyuguhkan produk unggulan. Stan dari lembaga dan organisasi yang ada di Kecamatan Peterongan semakin melengkapi kemerihaan festival. Karang taruna dan linmas dilibatkan untuk pengaturan parkir, lalu lintas, dan pengamanan. ”Kemeriahan acara selaras dengan tujuan utama bergeraknya perekonomian warga sekitar serta mengangkat potensi lokal,” tutur As’ad
Camat Peterongan Mohammad Eryk Arif mengapresiasi suksesnya acara. Selain menjadi hiburan warga, Peterongan Festival 2025 juga menjadi wadah yang efektif untuk pengembangan potensi lokal. ”Festival ini bukan hanya hiburan, tapi juga wadah mengenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas,” ujarnya. (dwi/naz)












