Pemerintahan

Tanggul Saluran Induk Mrican Kanan di Desa Sembung Perak Jombang Ambrol, Dinas PUPR Jombang: Itu Proyek BBWS Brantas

×

Tanggul Saluran Induk Mrican Kanan di Desa Sembung Perak Jombang Ambrol, Dinas PUPR Jombang: Itu Proyek BBWS Brantas

Sebarkan artikel ini
BUTUH PENANGANAN: Kondisi tanggul Saluran Induk Mrican Kanan di Desa Sembung, Kecamatan Perak dari cor rusak dan nyaris ambrol.

Desakita.co – Kerusakan pada tanggul Saluran Induk (SI) Mrican Kanan di Desa Sembung, Kecamatan Perak, tak kunjung diperbaiki.

Tanggul berbahan cor itu pecah hingga tanah ikut tergerus.

Pantauan di lokasi, kerusakan pada tanggul memanjang hingga 10 meter lebih. Kondisinya juga nyaris sama.

Tanggul berbahan cor sudah tidak dalam kondisi utuh karena sebelumnya sudah pecah-pecah. ”Sudah lama rusaknya, sampai sekarang belum diperbaiki,” kata Mashudi salah seorang warga di lokasi.

Baca Juga:  Bersama Wamendagri Samakan Persepsi Transmigrasi Papua, Wamen Viva Yoga: Hingga Tahun Ini Tidak Ada Program Transmigasi Ke Papua  

Menurutnya, kerusakan tanggul itu sudah pernah disampaikan kepada kelompok tani beberapa tahun lalu. Untuk diteruskan ke kecamatan, supaya segera diperbaiki.

“Karena airnya di sini setiap tahun tidak pernah surut,” imbuhnya.

Baca Juga:  Komitmen Tingkatkan Keamanan Desa, Pemdes Ngudirejo Jombang Bakal Perbanyak CCTV di 25 Titik

Jika dibiarkan terlalu lama, maka kerusakan tanggul akan semakin parah. ”Takutnya lama-lama ambrol,” ujar dia.

Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang Sultoni, ketika dikonfirmasi menyampaikan saluran itu masuk paket proyek BBWS Brantas yang sempat berhenti dan kini dilanjutkan lagi.

Hanya saja pengerjaan belum sampai ke titik tanggul yang rusak. Saat ini masih fokus di Desa Glagahan, Kecamatan Perak.

Baca Juga:  Jadi Tradisi Rutin, Desa Tanggalrejo Jombang Meriahkan Ruwah Desa dengan Pagelaran Wayang Kulit

Dijelaskan, proyek saluran tidak dikerjakan sepanjang saluran. Pengerjaan fokus pada kerusakan tanggul yang parah.

”Jadi per spot, yang rusak dikerjakan. Kalau tidak rusak akan dilewati, karena di Mrican Kanan sebelumnya sudah ada perkuatan, beton ataupun batu kali,” pungkasnya. (fid/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *