Desakita.co – Pemerintah desa (Pemdes) Carangrejo, Kecamatan Kesamben tahun ini memiliki Rumah Rakyat.
Saat ini proses pembangunan masih berlangsung. Rumah itu dijadikan salah satu tempat pelayanan diluar jam dinas perangkat desa ataupun kades.
Kades Carangrejo Supriaji mengatakan, pembangunan Rumah Rakyat sudah mendekati finishing.
”Jadi pembangunannya dimulai 2023 melalui BK kabupaten, dan dilanjutkan 2024 untuk finishing,” kata Supriaji.
Diceritakan ide munculnya program itu, akhir 2022. Usai pihaknya melihat lokasi itu kumuh.
Perlahan dilakukan perombakan. Mulai dari merobohkan pos jaga, hingga pelebaran jalan. ”Kedua, ketika pelayanan ini sulit. Harus di kantor desa dan sebagaiya,” imbuh dia.
Akhirnya tercetus ide membagun Rumah Rakyat. Tujuan utamanya sebagai tempat pelayanan bagi warga selain di kantor atau balai desa.
”Jadi untuk menutupi kekurangan itu, kami memberi pelayana plus ke warga,” ujar Supriaji.
Sebab, ada banyak manfaat ketika rumah itu sudah difungsikan. ”Sebagai tempat sharing permasalahan, mencari informasi, data dan komunikasi.
Paling penting pelayanan diluar jam dinas,” tutur dia.
Artinya, warga tak harus ke kantor desa saat pelayanan berlangsung sejak pagi hingga sore.
Malam harinya juga bisa memanfaatkan pelayanan adminduk ataupun lainnya di Rumah Rakyat.
”Jadi kami punya 14 perangkat desa, mereka yang ada di situ (Rumah Rakyat) kepala dusun,” ujar dia.
Karena desa setempat memiliki enam dusun. Meliputi Dusun Carangrejo, Carangpuspo, Carangpranti, Kandangan, dan Dusun Cangkringmalang, serta Dusun Kedungmulyo.
Terpenting menurut Supriaji, warga terlayani.
”Teregister dahulu, artinya tidak langsung ditandatangani ataupun dicetak di situ (Rumah Rakyat), jadi tetap kita layani, besoknya baru kita anyar ke rumah,” tutur Supriaji.
Direncanakan, setelah tahap finishing rampung bakal dilanjutkan dengan peresmian.
”Semoga target waktu selesai terpenuhi, sehingga Agustus bisa kita launching,” kata Supriaji.
Rencananya Rumah Rakyat dibangun bertingkat. Lantai satu untuk pelayanan, sementara lantai dua untuk aula. (fid/ang)












