Desakita.co – Dusun Patuk, Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang sudah puluhan tahun dikenal sebagai kampung sentra kerajinan anyaman bambu.
Dari seluruh dusun yang ada, yakni Dusun Ganjul, Jombatan, Kedawung dan Dusun Kertorejo.
Hanya di Dusun Patuk yang mayoritas warganya terutama ibu rumah tangga membuat aneka kerajinan anyaman bambu.
Kepala Desa Kertorejo Suisti mengatakan, keahlian membuat aneka kerajinan anyaman bambu telah terwariskan secara turun temurun.
Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Pemdes Gumulan Tembelang Jombang Bangun Kantor Desa
”Alhamdulillah dengan adanya produksi kerajinan anyaman bambu mampu meningkatkan perekonomian warga kami serta membuka lapangan kerja skala lokal,” ujarnya.
Dari satu rumah produksi mampu menyerap rata-rata antara 3-5 tenaga kerja.
Beraneka ragam kerajinan anyaman bambu mulai dari besek, tudung saji hingga tampah dapat dibuat oleh warga Dusun Patuk.
Saat ini, warga mulai mengembangkan aneka produk anyaman bambu agar dapat meningkatkan harga jual.
”Para warga kami beri arahan mengikuti pelatihan untuk membuat anyaman bambu menjadi aneka kotak hantaran, kotak tisu serta barang lain bernilai seni mengikuti perkembangan zaman,” tuturnya.
Baca Juga: Gelar Bazar Rakyat di Desa Tanggungan Gudo Jombang, Upaya Pemdes Dongkrak Perekonomian Masyarakat
Bambu yang digunakan oleh para perajin adalah jenis bambu apus yang didatangkan dari wilayah Wonosalam.
Itu karena karakter bambu apus lebih tipis dan ulet serta lebih awet dan mudah dibentuk saat dianyam.
Proses pembuatan kerajinan anyaman bambu juga mudah namun membutuhkan keahlian dan keterampilan tersendiri.
Hasil kerajinan anyaman bambu warga Dusun Patuk saat ini mampu menembus pasar luar kota, selain karena harganya yang terjangkau namun juga hasil produksinya yang berkualitas sesuai pesanan. (dwi/naz)












