Desakita.co – SMAN Plandaan memasuki usia ke-23 tahun ini. Memperingati momentum dies natalis, SMAN Plandaan berkomitmen mencetak siswa berprestasi melalui kearifan lokal.
Rangkaian HUT SMAN Plandaan yang ke-23 dimulai dengan kegiatan upacara pembukaan dan dilanjutkan dengan lomba senam kreasi yang diikuti setiap kelas dan donor darah, Senin (6/1).
”Donor darah ini tidak hanya bisa diikuti guru dan siswa SMAN Plandaan tapi juga boleh diikuti umum, masyarakat sekitar yang ingin donor darah,” kata Siyadi, SPd, Kepala SMAN Plandaan Jombang.
Tak kalah serunya, kegiatan lomba desain poster, lomba cipta dan baca puisi dan lomba permainan tradisional. Yaitu gobak sodor, ekor naga dan balap bakiak atau terompah juga diadakan untuk memeriahkan HUT SMAN Plandaan pada Selasa (7/1).
Seluruh warga sekolah antusias mengikuti berbagai kegiatan.
”Kita lestarikan kembali permainan tradisional di kalangan anak-anak muda, agar tidak melulu disibukkan dengan gadget, dan adanya lomba ini juga sangat antusias semua siswa,” jelasnya.
Di hari selanjutnya, Rabu (8/1) ada kegiatan pawai budaya dan lomba paduan suara. Pada pawai budaya siswa mengenakan kostum yang beragam, kearifan lokal untuk kelas 10, kelas 11 daur ulang, kelas 12 Bhineka Tunggal Ika. Kegiatan dimulai dari Balai Desa Plandaan dan finish di SMAN Plandaan.
”Tidak hanya siswa yang antusias ikut kegiatan pawai budaya, dari masyarakat sekitar juga turut menyaksikan sepanjang jalan,” jelasnya.
Kegiatan puncak dilakukan di hari Kamis (9/1) lalu. Dilakukan dengan lomba menghias tumpeng, seremonial pemotongan tumpeng yang dihadiri Kasi SMA Cabdindik Jombang Asijah, dan penyerahan hadiah lomba dan doorprize.
Pada momen tersebut juga hadir alumni SMAN Plandaan dan mantan kepala sekolah yang lama. ”Ada hiburan juga di hari itu,” jelasnya.
Peringatan HUT ke-23 SMAN Plandaan di tutup dengan istighosah bersama sarasehan.
Pada momen itu, bapak/ibu guru menyampaikan nasihat-nasihat sebagai bahan refleksi di usia 23 tahun. Serta ditutup dengan bakti sosial kepada masyarakat sekitar. ”Total ada 25 sasaran baksos, yang merupakan masyarakat sekitar, kami minta rekomendasi kepala dusun untuk masyarakat yang berhak menerima,” jelasnya.
Baca Juga: Daftar Lengkap Nama Kepala Desa di Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang Terbaru Tahun 2024
Kegiatan-kegiatan sosial yang diberikan kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan teladan kepada siswa untuk saling berbagi kepada sesama. Serta bentuk kepedulian lembaga pendidikan kepada masyarakat sekitar.
”Kami ingin masyarakat turut merasakan manfaat dari adanya SMAN Plandaan, termasuk menanamkan nilai karakter kepada siswa,” jelasnya.
Baca Juga: Profil Lengkap Camat Ngoro Jombang Nur Evva Maylia: Mengabdi 19 Tahun, Optimalkan Potensi Desa
SMAN Plandaan juga ingin terus menjalin sinergi dengan masyarakat sekitar. Sebab masyarakat merupakan bagian dari pendidikan, yang nantinya bakal mengawasi siswa di luar sekolah, juga turut menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah. (wen/ang)












