Potensi

Dusun di Desa Ngumpul Jogoroto Jombang Ini Dikenal Sebagai Kampung Ketupat Lepet, Pengirimannya Tembus Luar Kota

×

Dusun di Desa Ngumpul Jogoroto Jombang Ini Dikenal Sebagai Kampung Ketupat Lepet, Pengirimannya Tembus Luar Kota

Sebarkan artikel ini
DIKEBUT: Sejumlah produsen ketupat lepet di Dusun Ngembeh, Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto mengebut pesanan.

Desakita.co –  Dusun Ngembeh, Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang dikenal sebagai sentra produsen ketupat lepet.

Pasalnya, banyak warga di dusun ini yang bekerja sebagai produsen ketupat dan lepet.

Asrofi, 59, Kasun Ngembeh, menjelaskan, dari total 1.040 warga di dusunnya, hampir 75 persennya beraktivitas sebagai pembuat ketupat dan lepet.

Ada yang memproduksi, ada juga yang khusus menjadi buruh ketupat.

Baca Juga:  Sejak 2021 Jumlah Siswa SD Negeri di Jombang Terjun Bebas, Dinas P dan K Ungkap Penyebanya

Baca Juga: Daftar 9 Desa di Jombang dengan Potensi Sentra Kuliner, Nomor 4 Sudah Terkenal Sejak Era Gus Dur Hingga Jokowi

’’Per orang rata-rata memproduksi 2.000 ketupat pada hari normal. Tapi kalau Lebaran bisa meningkat tiga kalipatnya,’’ tambahnya.

Ia sendiri, juga memproduksi lontong.

’’Pada hari normal per hari sekitar 1.200,’’ jelasnya.

Dijelaskan, tingginya permintaan ketupat, lontong dan lepet biasanya terjadi hari hari tertentu.

Baca Juga:  Diberi Campuran Bawang Putih, Cara Petani Wonosalam Hasilkan Budi Daya Labu Blonceng Maksimal

Misalnya, pada H+7 Lebaran.

Banyak masyarakat mengadakan kenduri ketupat di musala dan masjid usai salat Subuh sebagai bentuk tradisi Lebaran ketupat.

Baca Juga: 5 Desa di Jombang dengan Potensi UMKM Berkembang, Nomor 4 Eksis Sejak 1970

Sementara itu, Muji Slamet, 59 salah seorang produsen ketupat lepet menceritakan, dalam momentum lebaran bisa menghabiskan 50 – 70 kilogram beras ketan.

Baca Juga:  Cerita Warga Desa Kebontemu Jombang Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci

“Sehari habis 50 kilogram beras bahkan lebih, pesanan cukup banyak. Biasanya produksi 2.000, sekarang naik 5 kali lipat,” ujarnya.

Slamet mengatakan, pesanan ketupat lepet produksi Dusun Ngembeh tak hanya diminati pasar lokal. Melainkan pasar luar daerah seperti Surabaya, Krian, Mojokerto dan lain-lain. ” Ada yang ke Mojosari, Prambon dan Surabaya,’’ pungkasnya. (ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *