BisnisPemerintahanPotensi

Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan Jaga Ketahanan Pangan dengan Ternak Kambing

×

Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan Jaga Ketahanan Pangan dengan Ternak Kambing

Sebarkan artikel ini
KOMUNAL: Unit usaha ternak kambing di Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, baru saja dikembangkan oleh BUMDes setempat.

Desakita.co – Pemerintah Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, berupaya membangun desanya secara merata. Karenanya, program ketahanan pangan dan pembangunan fisik direalisasikan secara bersamaan.

Baru-baru ini, pemdes setempat merealisasikan program ketahanan pangan dengan beternak kambing. Ketua BUMDes DanaDyaksa Rukhan mengatakan, pemerintah desa begitu serius merealisasikan program ketahanan pangan.

’’Dari sisi potensi desa maupun SDM-nya. Ketahanan pangan yang cocok di Watesumpak adalah peternakan kambing,’’ katanya, kemarin (9/1).

Baca Juga:  PLN UP3 Mojokerto Operasikan Listrik Pompanisasi Sawah di Kediri untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Bulan Ramadan

Unit usaha ini dikelola oleh BUMDes DanaDyaksa. Saat ini pengelola unit usaha membesarkan 33 ekor kambing jenis texel dan dombos.

’’Kita mulai sejak Desember kemarin. Untuk beli anakannya, kita beli ecer tapi yang bagus dari Jombang,’’ paparnya.

Kambing yang pelihara diberi pakan kombinasi khusus, berupa hijauan. Dengan pakan ini kebutuhan nutrisi kambing lebih terjaga.

Baca Juga:  Tanam Pohon Kepuh dan Iprik di Desa Carangwulung Jombang, Upaya Pemerintah Jaga Kelestarian Alam

’’Untuk mengolah pakannya, kita pakai mesin chopper. Kandangnya juga bersih dan berlantai jadi kalau untuk membersihkan cepat dan tidak bau,’’ urai dia.

Kendati demikian, saat ini pengelola masih fokus terhadap pembesaran dan pengembangbiakan kambing. Belum menyasar penjualannya.

’’Kandang kambing dibuat komunal. Tapi, setiap populasinya disekat. Agar lebih terjaga, sehingga proses pembesarannya bisa lebih maksimal,’’ bebernya.

Di samping peternakan, BUMDes Watesumpak juga sebelumnya mengembangkan pakan ternak lewat budi daya jangkrik. Usaha penangkaran jangkrik di Desa Watesumpak tumbuh dan berkembang menggulirkan pendapatan ekonomi masyarakat. Menyusul permintaan pasar yang cenderung meningkat setiap tahunnya.

Baca Juga:  Kolaborasi dengan Dewan, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Betonisasi Jalan Lingkungan untuk Dongkrak Perekonomian Warga

’’Usaha ternak jangkrik masih jalan sampai saat ini, karena permintaannya juga meningkat. Tidak hanya di lokal Mojokerto saja, tapi juga kirim ke luar daerah,’’ tandasnya. (oce/fen)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *