Pemerintahan

Jadi Tuan Rumah Program Ketahanan Pangan dan Pemanfaatan Potensi Lokal, Ini Kiat Pemdes Made, Kecamatan Kudu

×

Jadi Tuan Rumah Program Ketahanan Pangan dan Pemanfaatan Potensi Lokal, Ini Kiat Pemdes Made, Kecamatan Kudu

Sebarkan artikel ini
KETAHANAN PANGAN: Kepala Desa Made, Winarsih, mendampingi tamu undangan saat kegiatan penanaman bibit uwi ungu, Kamis (9/4).

Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Made, Kecamatan Kudu ditunjuk sebagai tuan rumah program ketahanan pangan dan pemanfaatan potensi lokal oleh Kepolisian Resor (Polres) Jombang. Berupa penananamn bibit uwi ungu di lahan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Made di Dusun/Desa Made, Kamis (9/4).

Kegiatan ini menjadi upaya nyata dalam mendorong masyarakat untuk lebih produktif memanfaatkan lahan. Sekaligus menjaga kearifan lokal melalui budidaya tanaman pangan alternatif yang bernilai ekonomi dan gizi.

Tanaman uwi ungu merupakan jenis tanaman yang mudah dibudidayakan. Serta memiliki produktivitas cukup tinggi. Tanaman ini juga memiliki potensi pengembangan pemanfaatannya, tidak saja sebagai bahan pangan, namun juga dapat dijadikan sebagai bahan baku industri pangan.

Baca Juga:  Realisasikan Pembangunan Gapura Desa dari DD, Pemdes Keplaksari Jombang Wujudkan Aspirasi Masyarakat

’’Kami harap dengan adanya kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan semakin meningkat serta mampu menciptakan kemandirian pangan di lingkungan sekitar. Serta mampu menambah nilai ekonomi bagi masyarakat Desa Made dan sekitarnya,’’ kata Kepala Desa Made, Winarsih.

Baca Juga:  Irjen Kemendagri Kunjungi Pemkab Jombang, Ini Tujuannya

Hal ini sejalan dengan telah ditetapkannya Desa Made sebagai salah satu desa tematik ketahanan pangan 2025 di Kabupaten Jombang.

’’Penetapannya berdasarkan pada potensi yang dimiliki desa. Serta komitmen pemdes tersebut untuk mengembangkan potensi desanya dengan didukung kolaborasi positif antara pemdes dengan para warganya,” terang Winarsih.

Luas tanah sawah di Made mencapai 95 hektar. Serta mayoritas warganya sebagai petani yang memiliki lahan pertanian pribadi.

Ini membuat Desa Made dianggap telah memenuhi persyaratan karena telah memiliki potensi sesuai dengan yang ditetapkan untuk dilakukan pembinaan guna pengembangan kedepannya.

Baca Juga:  Hore! Pensiunan PNS di Jombang Juga Dapat THR, Ini Ketentuannya

Apresiasi turut disampaikan Camat Kudu, Wiwik Eko Ratna, yang menyatakan siap bersinergi serta mendukung setiap program positif di wilayahnya. ’’Program penanaman uwi ungu ini adalah bukti nyata bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mampu hadir dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat di wilayah kita,” ungkapnya. (dwi/jif)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *