Desakita.co – Warga yang tinggal di Lereng Gunung Anjasmoro semakin kreatif membaca peluang usaha.
Salah satunya, dilakukan Rusman, 33, warga Dusun Ngadirejo, Desa Jenisgelaran, Kecamatan Bareng yang berbatasan dengan Dusun Notorejo, Desa Wonosalam.
Di pekarangan rumahnya, ia sukses membudidayakan anggur impor jenis jupiter.
Rusman menceritakan, budi daya anggur sudah ia mulai sejak tiga tahun silam.
Namun, ia baru bisa memetik jerih payahnya ini sekitar 8 bulan lalu.
Baca Juga: Peternak Sapi Potong di Desa Wonosalam Jombang Ketiban Berkah, Permintaan Naik Jelang Idul Adha
Berbagai macam anggur impor termasuk jenis jupiter berbuah lebat dan menghasilkan rasa yang manis nan unik karena mirip permen karet.
”Memang iklim dan suhu di wilayah sini sangat cocok untuk ditanami berbagai jenis tanaman termasuk anggur,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (5/6).
Wilayah Dusun Ngadirejo yang berada di kawasan Gunung Kuncung memiliki suasana sejuk dan dingin.
Secara administratif, Dusun Ngadirejo, Desa Jenisgelaran memang masuk wilayah Kecamatan Bareng.
Namun, lokasinya berbatasan dengan Wonosalam.
Tak pelak, tanaman yang dibudidayakan Rusman dapat tumbuh subur. ”Sangat subur, bahkan buahnya lebat,” tambahnya.
Dalam membudidayakan tanaman anggur, Rusman memanfaatkan green house di pekarangan rumahnya.
Bermodal insectnet (jaring serangga) dan plastik UV, ia bisa menanam sekitar 50 pohon di lahan seluas 12 x 24 meter persegi.
”Salah satu manfaat menggunakan insectnet adalah tidak perlu membrongsong atau membungkus buah anggur. Jadi, lebih hemat untuk jangka panjangnya,’’ papar dia.
Dijelaskan, ada beberapa jenis tanaman yang dibudidayakan Rusman.
Baca Juga: Harga Jual Bersaing, Warga Desa Wonosalam Jombang Tertarik Budi Daya Cacing Tanah, Ini Jenisnya
Misalnya, anggur jenis jupiter, transfiguration, angelica dan jenis harold.
Dibandingkan dengan anggur lokal, anggur jenis dinilai memiliki rasa yang unik.
Selain manis, anggur ini memiliki rasa yang khas.
Misalnya, anggur jenis jupiter memiliki rasa mirip permen karet, anggur harold memiliki rasa mirip bunga melati, dan anggur transfiguration memiliki rasa mirip apel.
”Rasanya memang beda. Jika sudah masak tidak terasa asam sama sekali,” papar dia.
Untuk perawatan, Rusman selalu menggukan pupuk organik.
Selain mudah didapat, pupuk organik juga kaya akan nutrisi penting untuk tanaman.
”Selain itu perlu dilakukan penyiraman dua hari sekali dan pemangkasan batang dan daun pada fase pembuahan,” papar dia,” pungkasnya. (ang/naz/ang)












