Potensi

Permintaan Pasar Tinggi, Segini Harga Anggur Jupiter Budi Daya Warga Desa Jenisgelaran Jombang

×

Permintaan Pasar Tinggi, Segini Harga Anggur Jupiter Budi Daya Warga Desa Jenisgelaran Jombang

Sebarkan artikel ini
DIRAWAT: Rusman, 33 saat menyambung pucuk tanaman anggur di pekarangannya, Rabu (5/6).

Desakita.co – Dalam memasarkan hasil panen anggurnya, Rusman, 33, warga Dusun Ngadirejo, Desa Jenisgelaran, Kecamatan Bareng yang berbatasan dengan Dusun Notorejo, Desa Wonosalam belum bisa melayani pasar secara luas.

Pasalnya, stok yang dimiliki hanya mampu melayani pesanan lokal sekitar Wonosalam saja.

”Kalau pemasaran saat ini masih pasar lokal di sekitar Wonosalam saja. Karena pesanan dari sekitar sudah kewalahan,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (5/6).

Baca Juga:  Jadi Biang Kerok Banjir! Gorong-Gorong Jl KH Romli Tamim di Desa Peterongan Jombang Dikeluhkan Warga

Baca Juga: Miliki Rasa Unik Mirip Permen Karet, Warga Desa Jenisgelaran Jombang Berhasil Budi Daya Anggur Jupiter

Harga per kilogram anggur jenis jupiter maupun jenis lainnya dijual dengan harga terjangkau.

Per kilogramnya hanya Rp 100 ribu. Harga itu jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di swalayan sekitar Rp 65 ribu per 250 gramnya. ”Karena ini masih awal jadi belum berani memberikan harga tinggi,” papar dia.

Baca Juga:  Pernah Coba? Krengsengan Bekicot Khas Wonosalam Jombang Sajikan Rasa Unik dan Gurih

Anggur pada umumnya bisa dipanen maksimal tiga bulan sekali.

Baca Juga: Peternak Sapi Potong di Desa Wonosalam Jombang Ketiban Berkah, Permintaan Naik Jelang Idul Adha

Namun, di kebun Rusman, ia memberlakukan secara bertahap agar bisa dipanen setiap bulan.

Baca Juga:  Sosok Alfiyan Arief Mahfuzhi, Guru MAN 1 Jombang yang Syiar Alquran Melalui Kaligrafi

”Kalau panen rata-rata 3 bulan sekali. Tapi kita bisa atur pemetikannya jika banyak pohon yang kita tanam,” jelas dia.

Dalam sekali panen, Rusman bisa mendapat hingga 1 ton dengan estimasi 30 kg – 50 kg per pohon.

Di kebun Rusman, total ada puluhan pohon yang berusia produktif. ”Alhamdulillah hasilnya juga lumayan,” pungkasnya. (ang/naz/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *