Desakita.co – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus digulirkan Pemerintah Desa (Pemdes) Kintelan, Kecamatan Puri. Salah satunya lewat program sekolah orang tua hebat (SOTH) sebagai upaya untuk menambah keterampilan orang tua dalam mengasuh buah hatinya. Cara ini sekaligus untuk mengindari anak dari permasalahan stunting.
Senin (13/1), sebanyak 30 ibu-ibu yang mengikuti program SOTH tahap pertama dinyatakan lulus dari bimbingan yang digeber pemdes bersama Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto.
Mereka juga diwisuda layaknya sarjana di balai desa setempat. Bahkan, prosesi wisuda turut dihadiri wakil bupati sekaligus Bupati Mojokerto terpilih Muhammad Albarraa. ’’Sebanyak 30 ibu-ibu telah dinyatakan lulus setelah tiga bulan mengikuti program SOTH di Desa Kintelan,’’ ungkap Ketua TP PKK Desa Kintelan, Yuliana Siswanto.
Sebelumnya, puluhan ibu muda ini telah dilatih dan diberikan pengetahuan tentang pola asuh anak. Khususnya yang memiliki anak usia dini antara 0 sampai 6 tahun, serta ibu hamil. Tidak hanya diberikan materi, mereka juga dilatih tentang pola pengasuhan positif bagi tumbuh kembang anak.
Mulai dari penyajian makan bergizi seimbang hingga pola komunikasi yang efektif. Pembelajaran SOTH sendiri berlangsung selama tiga bulan dengan 15 kali tatap muka atau 3 kali pertemuan dalam sebulan. Selain ibu rumah tangga, sebagian peserta juga berasal dari kalangan wanita pekerja. Mereka diikutsertakan agar memiliki kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.
Hal ini sekaligus untuk menghindari permasalahan stunting akibat minimnya perhatian orang tua, khususnya ibu. ’’30 persen peserta adalah pekerja karir yang biasa menitipkan buah hatinya ke saudara atau orang tuanya. Dengan SOTH, diharapkan mereka lebih peduli terhadap perkembangan anak,’’ pungkasnya. (far/ris)







