Pemerintahan

Langkah Serius Pemdes Tambakrejo: Forum BUMDes Dibentuk untuk Dongkrak PADes

×

Langkah Serius Pemdes Tambakrejo: Forum BUMDes Dibentuk untuk Dongkrak PADes

Sebarkan artikel ini
BANGKIT BERSAMA: Direktur BUMDesa Berkah Sejahtera Tambakrejo Arif Rohmatus Salam bersama Direktur BUMDesa Se-Kecamatan Jombang saat kegiatan forum BUMDesa, Rabu (17/6).

Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Tambakrejo, Kecamatan Jombang mengambil peran aktif dalam penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Melalui BUMDesa Berkah Sejahtera, Pemdes menginisiasi pembentukan Forum BUMDesa sebagai langkah penguatan tata kelola dan mendorong kebangkitan ekonomi desa.

Forum perdana tersebut digelar di Gedung Pertemuan BUMDesa Berkah Sejahtera Tambakrejo, Rabu (17/6). Kegiatan ini melibatkan tenaga ahli Kementerian Desa, camat, pendamping desa, serta direktur BUMDesa se-Kecamatan Jombang.

Sejumlah narasumber turut dihadirkan, di antaranya Ahli Pemberdayaan Ekonomi Desa Farida Zulaikha dan Koordinator Kabupaten Tenaga Pendamping Profesional Jombang Mujiburrohman.

Kegiatan diawali dengan pemaparan kondisi dan tantangan BUMDesa, dilanjutkan penguatan kelembagaan serta tata kelola. Pemdes Tambakrejo juga memfasilitasi forum group discussion (FGD) untuk menggali persoalan riil yang dihadapi BUMDes di lapangan.

Baca Juga:  BUMDes di Jombang Ini Bikin Terobosan, Beternak Ribuan Ayam Petelur demi Dongkrak PADes

Lembaga yang hadir di antaranya BUMDesa Anugerah Jaya Desa Sumberjo, BUMDesa Langgeng Makmur Desa Plosogeneng, BUMDesa Wahyu Karya Mandiri Desa Jabon, BUMDesa Sejahtera Desa Dapurkejambon, BUMDesa Sumber Makmur Desa Sambongdukuh, BUMDesa Tani Unggul Desa Banjardowo, BUMDesa Swadaya Mulya Desa Candimulyo, BUMDesa Denanyar, BUMDesa Kurniasari Desa Tunggorono.

Selain itu, BUMDesa Sengon Mitra Jaya Desa Sengon, BUMDesa Pulo Sejahtera Desa Pulolor, BUMDesa Mandiri Sejahtera Desa Kepatihan, BUMDesa Mawar Bersemi Desa Plandi, BUMDesa Mojo Unggul Desa Mojongapit, serta BUMDesa Maju Sejahtera Desa Jombang.

Dari hasil FGD, terpetakan berbagai persoalan mulai dari kelembagaan, kualitas sumber daya manusia, hingga administrasi dan pelaporan keuangan. Hasil tersebut kemudian dirumuskan menjadi rekomendasi perbaikan dan rencana tindak lanjut bersama. Sebagai tindak lanjut, forum menyepakati pembentukan struktur organisasi Forum Direktur BUMDes Kecamatan Jombang sekaligus penandatanganan deklarasi komitmen bersama.

Baca Juga:  Dukung Penyebaran Visi-Misi ke Masyarakat, KPU Distribusikan BK kepada Paslon Pilbup Jombang 2024

Kepala Desa Tambakrejo Mohammad Nasir Fadlillah menegaskan, inisiasi ini merupakan komitmen Pemdes dalam mendorong BUMDesa naik kelas. “Kami ingin mendorong penguatan kelembagaan, tata kelola, dan pengembangan usaha BUMDesa agar mampu berperan sebagai entitas bisnis desa yang profesional dan berkelanjutan,” tegasnya.

Menurut dia, BUMDes harus dikelola secara serius dan tidak sekadar berjalan secara administratif. Pemdes, kata dia, akan terus mendorong agar BUMDesa menjadi penggerak utama ekonomi desa.

Direktur BUMDesa Berkah Sejahtera Tambakrejo Arif Rohmatus Salam menambahkan, forum ini menjadi langkah konkret yang difasilitasi Pemdes untuk memicu perubahan nyata. ”Tujuan utamanya agar dapat menopang kemandirian ekonomi desa dan meningkatkan PADes. Sebagai langkah konkret, seluruh peserta juga sepakat menandatangani Deklarasi Komitmen Direktur BUMDesa se-Kecamatan Jombang sebagai bukti keseriusan langkah bersama,” tandasnya.

Baca Juga:  Bupati Warsubi Komitmen Mewujudkan Jombang Swasembada Pangan Nasional

Melalui forum ini, diharapkan tersusun peta kondisi BUMDesa, daftar persoalan utama, serta roadmap pembenahan yang terukur. Pemdes Tambakrejo menargetkan forum ini menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan antar-BUMDesa. ”BUMDesa merupakan instrumen strategis pembangunan ekonomi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga diharapkan dapat mendayagunakan seluruh potensi desa, termasuk berkolaborasi dengan program nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga dapat menjadi salah satu sumber peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes),” pungkasnya. (dwi/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *