DesaKita.co – Penasehat Himpaudi Kabupaten Jombang, Tita Aniqowardani SPd, sudah 23 tahun mengabdi untuk pendidikan anak usia dini (PAUD).
Bermula secara tidak terduga pada 2003. Saat itu, ia hanya berniat mengantarkan anaknya ke sebuah lembaga baby class di Bangkalan, Madura.
Namun, pihak lembaga melihat potensi yang dimilikinya dan memintanya ikut membantu mengajar. Dari situlah langkah pengabdiannya dimulai.
’’Dari situ saya terlibat aktif sebagai pendidik PAUD,’’ kata perempuan kelahiran 15 Juli 1971 yang kini tinggal di Garu Podoroto, Kesamben, Jombang.
Perjuangannya di bidang pendidikan anak usia dini tak lepas dari dukungan suami tercinta, Ir Mohammad Kafrawi.
Serta kedua anaknya, Alfian Mahadika Insani ST dan Brillian Karimah Itsnaini STrKes.
Tita menapaki perjalanan panjang di dunia pendidikan dengan ketulusan dan komitmen yang kuat.
Setelah kembali ke Jombang, Tita bergabung sebagai pendidik di Kelompok Bermain (KB) Tunas Bangsa Kedungbetik pada 2005.
Sebuah lembaga binaan yang dipersiapkan mengikuti lomba desa tingkat provinsi. Setahun kemudian, ia melanjutkan pengabdiannya di KB Al-Hikmah Kesamben.
Di saat yang sama mulai aktif bergabung di Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi). Di sinilah kiprahnya sebagai organisator benar-benar berkembang.
Sejak 2006, Tita ikut menjadi bagian cikal bakal terbentuknya kepengurusan Himpaudi tingkat kecamatan. Kepiawaiannya dalam memimpin membuat dirinya dipercaya memegang berbagai amanah strategis.
Ia pernah menjabat Wakil Ketua Himpaudi Kecamatan Kesamben (2006–2009).
Kemudian Wakil Ketua Himpaudi Kabupaten Jombang (2009–2011). Hingga dipercaya masuk jajaran Bidang Litbang (2011–2015).
Kepercayaan itu berlanjut dengan mandat lebih besar. Tita terpilih sebagai Ketua Himpaudi Kabupaten Jombang selama dua periode, 2015–2019 dan 2020–2024. Dedikasi dan konsistensinya pun menembus tingkat provinsi.
Pada periode 2024–2028, ia dipercaya sebagai Ketua Biro Organisasi Pengurus Wilayah Himpaudi Jawa Timur. Sekaligus penasehat Himpaudi Kabupaten Jombang.
Tak hanya di organisasi, Tita juga aktif memperkuat pondasi pendidikan melalui yayasan. Sejak 2007, ia mengemban amanah sebagai Ketua Yayasan Arohman Kesamben yang menaungi RA dan KB Ar-Rohman.
Pada 2009, yayasan Al-Hikmah membuka TK, dan Tita dipercaya menjadi Kepala TK Al-Hikmah Kesamben hingga sekarang.
Pendidikan formalnya di bidang PAUD mulai D2 Pendidikan Guru TK Universitas Adi Buana Surabaya. Hingga S1 Bimbingan Konseling Universitas Darul Ulum Jombang.
Tita juga aktif sebagai trainer pendidik PAUD dan asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN PDM) Jawa Timur sejak 2018.
Perannya tidak hanya mendidik anak-anak, tetapi juga membina, melatih, dan meningkatkan kompetensi para pendidik PAUD.
Bagi Tita, pilihan hidup ini bentuk pengabdian. Ia meyakini PAUD merupakan fase krusial perkembangan anak. Masa ketika otak berkembang pesat dan karakter mulai terbentuk.
’’Jika stimulasi tidak diberikan secara tepat, perkembangan anak bisa terhambat,’’ tuturnya.
Karena itu, seluruh langkahnya diarahkan untuk mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan generasi bangsa. Terutama di tengah tantangan era digital.
Ia ingin anak-anak Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing.
Lebih dari dua dekade mengabdi, Tita tetap berdiri teguh sebagai pendidik, organisator, sekaligus penggerak perubahan.
Sosoknya menjadi inspirasi bahwa komitmen, ilmu, dan ketulusan adalah kunci untuk membangun fondasi kuat bagi generasi masa depan. (wen/jif)












