Desakita.co – Salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam bulan Ramadan yakni memperbanyak baca Alquran.
Karena dalam bulan Ramadan inilah Alquran diturunkan. Sebagaimana disebutkan dalam QS Albaqarah 185.
Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang batil.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Surga merindukan empat golongan: Orang yang membaca Alquran, menjaga lisan, memberi makan orang lapar, dan puasa di bulan Ramadan.
GOQURAN dapat membantu semua orang yang ingin bisa membaca Quran.
Ini lembaga pendidikan yang didirikan oleh Yayasan Pontren Balonggading, Sepanyul, Gudo.
Tepatnya oleh Prof Dr KH Ali Haedar. Berawal membaca survey PTIQ Jakarta 2017, bahwa 60% masyarakat Indonesia tidak bisa membaca Alquran. 87,20% total penduduk Indonesia adalah muslim, yaitu 229 juta penduduk.
Dari temuan analisa ini GOQURAN mendirikan sarana pembelajaran yang lebih efektif dan bisa menjangkau lebih banyak peminat belajar Alquran. Saat ini, yang telah mendaftar aktif ikut pendidikan GOQURAN secara gratis sejumlah 280 peserta.
Dan akan terus berkembang karena peserta bisa menentukan waktu sesuai dengan kesempatannya. Memungkinkan juga satu keluarga, bapak, ibu dan anak belajar bersama, atau satu grup karyawan kantor secara bersama-sama dari tempat kerja.
Produk GOQURAN adalah menyediakan ustad pembimbing profesional dan tersertifikasi hafal Alquran 30 juz.
Dengan memakai panduan GOQURAN BTQ TARTILA, yaitu pembelajaran dari pemahaman huruf, membaca dan menulis sampai ke menghafal Alquran. Dalam aplikasi GOQURAN bisa diketahui data peserta, data absensi dan progres belajar.
Kami berharap kedepan akan bisa mewujudkan pengembangan program pendidikan anak-anak di pesantren yang dimulai dari umur enam tahun. Dengan merencanakan SDI GOQURAN dan Madrasah Tsanawiyah GOQURAN.
Jika ditarik kebelakang dalam sejarah berdirinya pondok Balonggading adalah pesantren yang didirikan oleh KH Asyari, sekitar tahun 1800-an. Selain juga pesantren Keras dan Tebuireng.
Beberapa kurun waktu pesantren Balonggading belum bisa berkembang. Tahun 2019 dihidupkan lagi dalam naungan Yayasan Pontren Balonggading. Sekarang ini ada inovasi baru pendidikan secara virtual yang bernama GOQURAN.
Harapan kami dari Pontren Balonggading adalah membantu sebanyak mungkin orang bisa membaca, menulis, menghafal dan memahami ayat-ayat Alquran. Dengan platfom mengaji bersama santri,
’’Belajar bisa dimana saja dan lebih fleksibel.’’
Faktor-faktor yang dikembangkan oleh GOQURAN adalah belajar mengaji Alquran secara mudah, kapan saja dan dimana saja. Tentu butuh waktu dan dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan pendidikan yang mulia ini.
Oleh: HM Ikhsan Effendi (Mudzir GOQURAN)












