Lifestyle

Faiqotul Himmah Guru MAN 9 Jombang, Sosok Perempuan yang Bangga dengan Profesi Pendidik

×

Faiqotul Himmah Guru MAN 9 Jombang, Sosok Perempuan yang Bangga dengan Profesi Pendidik

Sebarkan artikel ini
Faiqotul Himmah Guru MAN 9 Jombang

Desakita.co – IKHA ingin mengabdikan dirinya sepenuhnya sebagai seorang pendidik. Menurutnya, profesi guru adalah profesi yang sangat membanggakan.

Karena menurutnya, mengajarkan ilmu kepada orang lain, pahala dan keberkahan dari Allah akan mengalir terus.

”Saya membebaskan anak-anak untuk berkarier menjadi apa. Tapi saya akan sangat bahagia sekali bila anak saya menjadi guru seperti saya.

Dalam benak saya pekerjaan guru adalah mulia,” jelasnya.

Prinsip itu didapatkan dari ucapan berbagai ulama serta pesan orang tua dan neneknya untuk bekerja dari pucuk tinta.

”Anak-anak dan cucu keturunanku, bekerjalah engkau dari pucuk tinta,” ungkap Ikha menirukan nasihat neneknya.

Ketiga anaknya Muhammad Fakhruddin Ali Mahya kini merupakan mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Raden Mas Said Surakarta, sedang mengerjakan skripsi.

Baca Juga:  Siswa MAN 3 Jombang Ini Sukses Sabet Juara 1 Putra Duta Genre 2025, Yuk Simak Kisah Perjuangannya

Yang kedua Muhammad Naufal Azka mahasiswa semester 4 Prodi Teknik Mesin Unhasy Jombang, dan bungsu Ibriza Kayyisah Ursila kini Kelas 11 N MAN 4 Denanyar Jombang.

Meski tidak mengharuskan anak-anaknya menjadi guru, petuah dari tetua selalu diberikan.

Baca Juga: Profil Muslihah Faiqotul Himmah Guru MAN 9 Jombang, Sosok Inspiratif Getol Ikuti Workshop

Terlepas dari karier anak di masa depan, pendidikan akhlak atau pendidikan karakter selalu diberikan. Di era digital seperti ini akhlak seorang anak harus menjadi prioritas utama karena.

”Akhir-akhir ini banyak kasus anak yang mendlolimi orang tua, melaporkan orang tua ke polisi atau menuntut orang tua di bidang hukum, kejahatan seksual juga tidak lagi dilakukan oleh orang dewasa, anak juga banyak sebagai pelaku. Bagi saya itu sangat miris dan memprihatinkan, apalagi saya adalah praktisi pendidikan. Akhlak lebih tinggi dari ilmu. Adab dulu yang dikedepankan, baru ilmu,” tuturnya.

Baca Juga:  Ketua PD IPHI Jombang Ini Idolakan Sosok Gus Dur: Figur Panutan dalam Keikhlasan Berjuang

Selain aktif di madrasah, istri M Ali Maskuri, Sekdes Kalikejambon, Kecamatan Tembelang tersebut juga aktif di masyarakat.

Yaitu sebagai Sekretaris PKK Kalikejambon Tembelang Jombang sejak 2010, Bendahara Bumdes Kalikejambon sejak 2010, Ketua KOPWAN Ambon Artha Kalikejambon sejak 2011.

Padatnya aktivitas di madrasah maupun di desa, ia selalu menyempatkan diri untuk family time.

Baca Juga: Hanifah Atmi Nurmala Guru SMAN Ploso Asal Desa Kabuh Jombang, Sosok Wanita Sukses Karir dan Keluarga

Baca Juga:  Farah Putri Nazwa Siswi 9 Jombang: Menanti Bintang Jatuh

Salah satu caranya dengan makan bersama keluarga ketika senggang, juga berlibur bersama ke tempat wisata.

Ketika liburan, hampir bisa dipastikan acaranya adalah silaturahmi ke rumah mertua di Sukoharjo, Jawa Tengah. Pada momen itu sekaligus jalan-jalan bersama keluarga.

Meski sibuk dan mengaku tak hobi memasak, tapi ia berupaya untuk menyiapkan sendiri makanan untuk keluarga.

”Saya tidak hobi memasak, biasa saja. Alhamdulillah suami dan anak juga suka masakan saya,” pungkas wanita yang baru memperingati ulang tahun ke-51 pada Rabu (3/3) tersebut. (wen/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *