Pemerintahan

Penuh Khidmat! Dzikir Kemerdekaan JATMAN Jombang Jadi Simbol Persatuan Ulama dan Pemerintah

×

Penuh Khidmat! Dzikir Kemerdekaan JATMAN Jombang Jadi Simbol Persatuan Ulama dan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Jombang diwarnai dengan penyelenggaraan Dzikir dan Doa Kemerdekaan oleh Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Desakita.co – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Jombang diwarnai dengan penyelenggaraan Dzikir dan Doa Kemerdekaan oleh Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN), Kamis malam (28/8/2025) di Pendopo Kabupaten Jombang.

Acara ini menjadi momentum mempererat sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga keutuhan bangsa serta meneguhkan nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga:  Komitmen Cegah Rokok Ilegal di Jombang, Satpol PP Hadiri Bea Cukai Kediri Award 2024

 

Rais Idarah Syu’biyah JATMAN Jombang, KH Abdul Kholiq Hasan, menegaskan bahwa kekuatan doa dan kebersamaan ulama–umara merupakan kunci dalam menghadapi tantangan bangsa. “Kalau ulama dan umara bersatu, insyaallah segala persoalan akan ada jalan keluarnya. Dzikir dan istighfar adalah ikhtiar terbaik bagi orang thariqah,” ungkapnya. Ia juga berharap JATMAN semakin berkembang hingga menjangkau seluruh kecamatan di Jombang sebagai wadah spiritual masyarakat.

 

Sementara itu, Rais Idarah Wustha JATMAN Jawa Timur, KH Fathul Huda, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya niat ikhlas dalam berkhidmah. “Segala amal ditentukan oleh niat. Jika kita berkhidmah di JATMAN, maka niatkanlah semata-mata untuk pengabdian kepada Nahdlatul Ulama. Dari niat yang tulus, akan lahir keberkahan ilmu dan kehidupan,” tegasnya.

Baca Juga:  Wujudkan Swasembada Pangan, Pemkab Jombang dapat Apresiasi Kementan

 

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid, yang turut hadir mewakili pemerintah daerah, menyebut doa bersama ini sebagai bentuk syukur sekaligus ikhtiar spiritual dalam mengisi kemerdekaan. “Dzikir kemerdekaan yang digelar di pendopo ini memiliki makna besar, karena doa masyarakat akan menjadi energi positif bagi Jombang yang lebih berkah. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin,” ujarnya.

Baca Juga:  PBB di Jombang Naik Berlipat-lipat, Pj Bupati Jombang Akui Kebijakan Tak Populis

 

Ia menambahkan bahwa perjuangan bangsa tidak berhenti pada proklamasi kemerdekaan. “Para pendahulu kita berjuang dengan iman, doa, dan pengorbanan. Malam ini kita melanjutkan perjuangan itu dalam bentuk dzikir bersama. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan keberkahan bagi bangsa, khususnya masyarakat Jombang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *