DesaKita.com – Pembangunan instrastruktur masih menjadi program prioritas Pemerintah Desa (Pemdes) Gayaman, Kecamatan Mojoanyar.
Salah satunya membangun jalan usaha tani (JUT) dan tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Tambakrejo sebagai sarana baru masyarakat sekitar dalam meningkatkan perekonomian mereka.
Sejak 8 Oktober lalu, pembangunan JUT dan TPT sepanjang 200 meter mulai direalisasikan secara swadaya oleh pemdes bersama masyarakat dusun setempat.
Anggaran yang digelontorkan sebanyak Rp 150 juta yang bersumber dari bantuan keuangan (BK) desa tahun 2025.
Ditargetkan pembangunan JUT dan TPT bisa rampung akhir bulan ini, sehingga bisa langsung dimanfaatkan warga untuk beraktivitas.
’’Tujuan kami membangun JUT dan TPT adalah untuk meningkatkan ekonomi warga Dusun Tambakrejo,’’ ungkap Kepala Desa Gayaman Joko Wahyudi, kemarin (4/11).
Joko menegaskan, tujuan utama membangun akses baru ini salah satunya untuk membantu pelajar SD setempat menjangkau sekolah dengan aman dan nyaman.
Sebab, selama ini mereka tak bisa menghindari jalan nasional sebagai satu-satunya akses menuju sekolah.
Padahal, situasi jalan yang ramai oleh kendaraan besar dinilai cukup rawan terhadap keselamatan siswa.
’’Sebenarnya, tujuan utamanya adalah untuk membantu pelajar agar bisa menggunakan akses yang layak dengan bersepeda layaknya pelajar lain,’’ tambahnya.
Selain itu, infrastruktur baru ini juga diperuntukkan bagi petani agar mudah dalam mengangkut hasil panennya.
Dengan adanya JUT dan TPT, mereka tak lagi kesusahan dalam mendistribusikan hasil panen.
Meski demikian, Joko berharap masih ada kelanjutan kembali dalam pembangunan infrastruktur ini.
Yakni, dengan meneruskan JUT dan TPT sepanjang 150 meter agar bisa tersambung antardesa dan antardusun.
’’Kami berharap bupati bisa memberikan atensi anggaran untuk pembangunan JUT dan TPT yang dapat tersambung dengan desa lain,’’ pungkasnya. (far/ris)












