LifestylePemerintahanPotensi

Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar Siagakan Petugas Jaga Palang Pintu di Perlintasan KA

×

Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar Siagakan Petugas Jaga Palang Pintu di Perlintasan KA

Sebarkan artikel ini
KERJA SAMA: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa saat mengunjungi palang pintu perlintasan rel kereta api JPL 39 Dusun Wonoayu, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Oktober lalu.

Desakita.co – Untuk meminimalisir risiko kecelakaan, Pemerintah Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar menyiagakan personel dalam menjaga palang pintu di perlintasan sebidang kereta api (KA) jalur perlintasan langsung (JPL) 39 di Dusun Wonoayu. Dua warga disiagakan setiap hari guna membantu pengendara roda dua menyeberang perlintasan rel setiap harinya.

Khususnya bagi pelajar dan petani di Desa Kepuhanyar yang setiap hari melintasi rel untuk bisa menuju sekolah dan sawah mereka. Penyediaan ini setelah PT KAI menyetujui usulan perlintasan JPL 39 di Dusun Wonoayu sebagai perlintasan resmi, November lalu. Dengan syarat, harus ada relawan atau petugas yang setiap hari berjaga mengoperasikan palang pintu.

Baca Juga:  Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar Terinspirasi Singapura, Bakal Bangun Pasar Rakyat untuk Warga

Mereka bertugas mengatur lalu lintas kendaraan, khususnya saat kereta hendak melintas agar ditutup demi menjamin keselamatan pengendara dari kecelakaan.

Baca Juga:  Waspada! Lewat Perlintasan KA di Dua Desa Ini Harus Hati-Hati, Ini Penyebabnya

’’Sejak November kemarin kami menyiagakan warga sebagai relawan penjaga palang pintu. Beroperasinya mulai pukul 6 pagi hingga 6 sore. Tujuannya agar pelajar dan warga sekitar bisa melewati perlintasan dengan aman,’’ ungkap Kepala Desa Kepuhanyar, Slamet Hidayat.

Baca Juga:  Upaya Tekan Angka Kecelakaan, Lima Palang Pintu Perlintasan KA di Empat Desa Diresmikan, Ini Rinciannya

Selain petugas jaga, pemdes juga membangun pos jaga di sekitar perlintasan. Termasuk palang pintu yang masih bersifat manual. Ke depan, palang pintu diupayakan menjadi otomatis lewat pengadaan mesin palang pintu oleh Pemkab Mojokerto lewat pos APBD di tahun angaran 2026.

’’Kami berharap palang pintu otomatis secepatnya direalisasikan,’’ pungkasnya. (far/fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *