Desakita.co – Untuk meminimalisir risiko kecelakaan, Pemerintah Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar menyiagakan personel dalam menjaga palang pintu di perlintasan sebidang kereta api (KA) jalur perlintasan langsung (JPL) 39 di Dusun Wonoayu. Dua warga disiagakan setiap hari guna membantu pengendara roda dua menyeberang perlintasan rel setiap harinya.
Khususnya bagi pelajar dan petani di Desa Kepuhanyar yang setiap hari melintasi rel untuk bisa menuju sekolah dan sawah mereka. Penyediaan ini setelah PT KAI menyetujui usulan perlintasan JPL 39 di Dusun Wonoayu sebagai perlintasan resmi, November lalu. Dengan syarat, harus ada relawan atau petugas yang setiap hari berjaga mengoperasikan palang pintu.
Mereka bertugas mengatur lalu lintas kendaraan, khususnya saat kereta hendak melintas agar ditutup demi menjamin keselamatan pengendara dari kecelakaan.
’’Sejak November kemarin kami menyiagakan warga sebagai relawan penjaga palang pintu. Beroperasinya mulai pukul 6 pagi hingga 6 sore. Tujuannya agar pelajar dan warga sekitar bisa melewati perlintasan dengan aman,’’ ungkap Kepala Desa Kepuhanyar, Slamet Hidayat.
Selain petugas jaga, pemdes juga membangun pos jaga di sekitar perlintasan. Termasuk palang pintu yang masih bersifat manual. Ke depan, palang pintu diupayakan menjadi otomatis lewat pengadaan mesin palang pintu oleh Pemkab Mojokerto lewat pos APBD di tahun angaran 2026.
’’Kami berharap palang pintu otomatis secepatnya direalisasikan,’’ pungkasnya. (far/fen)












