Desakita.co – Memasuki musim penghujan yang berpotensi meningkatkan perkembangbiakan nyamuk, Pemerintahan Desa (Pemdes) Balongmojo, Kecamatan Puri tak tinggal diam.
Pemerintah setempat bersama kader dan warga masyarakat menggelar sosialisasi dan aksi nyata Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
KEGIATAN ini berlangsung tidak hanya berhenti pada penyuluhan, tetapi juga langsung turun ke rumah-rumah warga untuk memeriksa dan membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Aksi ini difokuskan untuk memutus mata rantai penyebaran dan perkembangbiakan nyamuk, khususnya nyamuk Aedes aegypti yang menyebabkan Demam Berdarah Dengue (DBD).
’’Melalui PSN ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif warga untuk aktif berperan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,’’ ujar Kepala Desa Balongmojo A. Muslik.
Ia menambahkan, langkah pencegahan melalui PSN dinilai jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan mengobati.
Aksi bersama ini meliputi kegiatan menguras penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, dan memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air (3M Plus).
’’Alhamdulillah, aksi PSN ini diikuti banyak warga secara sukarela bergabung untuk memeriksa lingkungan sekitar, mulai dari halaman rumah, selokan, hingga tempat-tempat umum,’’ paparnya.
Muslik menuturkan, dari hasil kegiatan PSN yang rutin digelar dua minggu sekali ini, masyarakat tampak antusias dan berpartisipasi aktif dalam membersihkan lingkungan rumah masing-masing.
Diharapkan, kegiatan PSN serentak ini dapat menjadi langkah nyata dalam mencegah penyebaran penyakit DBD di Desa Balongmojo, serta menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan sehat di kalangan masyarakat.
’’Ini gerakan sinergis antara pemdes, kader, dan seluruh elemen masyarakat. Dan menjadi salah satu aksi menjaga lingkungan Balongmojo agar dapat terbebas dari ancaman penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, sehingga kesehatan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga dengan baik di musim penghujan ini,’’ tandasnya. (oce/fen)











