Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Cukir, Kecamatan Diwek, menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan warga dengan menggelar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak, Jumat (13/2). Kegiatan ini melibatkan lintas sektor, mulai dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Forkopimcam Diwek, Puskesmas Cukir, hingga kader jumantik dan posyandu.
Kepala Desa Cukir Sawung Agus Basuki mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk meminimalisir kasus penyakit di musim penghujan. ”Adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya melakukan antisipasi daripada mengobati, kegiatan PSN merupakan bentuk antisipasi ampuh dalam pemberantasan penyakit yang ditimbulkan oleh nyamuk,” ujarnya.
Kegiatan turut melibatkan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Diwek beserta seluruh kader juru pemantau jentik (Jumantik) dan pos pelayanan terpadu (Posyandu) yang ada di Desa Cukir. ”Bahkan kami turut melibatkan sosok Spiderman dan Ultraman agar kegiatan lebih menarik dan warga makin antusias karena ada sosok pahlawan superhero yang membantu kegiatan,” ujar Sawung sembari tersenyum.
Kegiatan PSN serentak dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi terhadap munculmya kasus baru dan meningkatnya kasus infeksi virus dengue (IVD).
Kegiatan yang dilakukan di antaranya melakukan pemeriksaan tempat-tempat penampungan air milik warga serta menindaklanjuti dengan menguras air jika ditemukan jentik nyamuk. Warga juga diajak bergotong royong untuk membersihkan lingkungan.
Ia mengatakan, pentingnya kolaborasi dalam melaksanakan PSN. Selain meningkatkan semangat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, juga sebagai ajang edukasi bagi warga agar menanamkan pola hidup sehat minimal dimulai dari keluarga mereka. ”Kita juga edukasi warga agar melakukan 3 M plus serta menerapkan pola hidup sehat,” papar dia.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, pemdes juga akan mengajak warga melakukan kegiatan PSN di rumah masing-masing. ”Kegiatan PSN serentak merupakan wujud kebersamaan dan kekompakan berbagai pihak dalam bentuk perhatian dan tanggung jawabnya memberi jaminan kesehatan kepada masyarakat, serta harus dilakukan secara berkelanjutan di setiap lingkungan masing-masing, karena pencegahan dimulai dari kepedulian bersama, dan mencegah lebih mudah daripada mengobati,” pungkas Sawung. (dwi/naz)












