Desakita.co– PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) Jombang menyerahkan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) ternak kepada kelompok ternak di Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kamis (20/11). Fasilitas berkapasitas 8 m³ itu mampu menampung limbah setara 30 ekor sapi.
Director Associate PT CJI, Beny Effendy, menegaskan komitmen perusahaan dalam bidang sosial dan lingkungan. ”PT CJI berkomitmen untuk selalu berkontribusi lewat kegiatan CSR terutama dalam bidang lingkungan,” ujarnya.
Penyerahan IPAL ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima dari PT CJI kepada Pemerintah Desa Panglungan. Pengelolaan IPAL diserahkan kepada kelompok ternak Lembu Jaya. Acara ditutup dengan pengecekan bersama di area IPAL yang gasnya telah dimanfaatkan masyarakat dan peternak.
Pembangunan IPAL ini diharapkan mampu menekan pencemaran limbah ternak yang selama ini mencemari aliran sungai di kawasan Wonosalam. ”Wonosalam dikenal sebagai wilayah sumber mata air penting bagi masyarakat Kabupaten Jombang sehingga perlu dijaga kelestariannya. Dengan hadirnya IPAL tersebut, peternak dan masyarakat sekitar diharapkan mendapatkan manfaat lebih besar,” tambah Beny.
Selain menghasilkan gas untuk kebutuhan memasak, sludge dari IPAL juga dapat diolah menjadi pupuk organik bernilai ekonomis.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Drs Muhammad Saleh, dalam sambutannya menegaskan bahwa Wonosalam merupakan salah satu ikon daerah dengan potensi ekonomi tinggi, terutama sektor peternakan sapi. ”Jombang penyumbang peternakan nomor 3 se-Jawa Timur dan Wonosalam penyumbang terbesar se-Jombang,” tegasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut kelompok ternak Lembu Jaya sebagai penerima manfaat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, serta Camat Wonosalam, Yudha Asmara S.STP M.E. Dalam sambutannya, Yudha menyampaikan apresiasi kepada PT CJI. ”Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PT CJI Jombang yang telah turut serta berkontribusi dalam penanganan masalah limbah ternak di wilayah Wonosalam,” ucapnya. Ia juga berpesan agar para peternak merawat IPAL tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang serta mampu mengatasi pencemaran sungai. (Ang/naz)












