Pemerintahan

98 Hektare Sawah di Desa Kedungmlati Kesamben Jombang Rusak Terdampak Banjir, Pemdes Usulkan Bantuan Bibit ke Pemerintah

×

98 Hektare Sawah di Desa Kedungmlati Kesamben Jombang Rusak Terdampak Banjir, Pemdes Usulkan Bantuan Bibit ke Pemerintah

Sebarkan artikel ini
MENGHIJAU: Salah satu petak sawah di Dusun Ingaskerep, Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben yang terendam banjir dengan waktu cukup lama memicu tumbuhnya lumut.

Desakita.co – Banjir yang menggenangi ratusan haktare sawah di akibat luapan Avoer Watudakon beberapa waktu lalu menimbulkan kerugian besar bagi petani.

Mereka harus mengeluarkan biaya untuk tanam ulang lantaran tanaman padi yang baru mereka tanam mati. Bahkan sebagian sawah petani hingga kini masih ada yang terendam.

Sebagai langkah, pemerintah desa mengusukan bantuan kepada petani terdampak.

Baca Juga:  Dukung Pemerintah Bangun IPAL Biogas di Sentra Tahu Desa Mayangan, Ini Komitmen PLN

Salah satunya dilakukan Pemerintah Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben.

Dari hasil pendataan, sedikitnya ada sekitar hampir 100 hektare tanaman padi terdampak banjir.

”Jadi, kami ajukan secara tertulis kemarin untuk 98 hektare sesuai yang terkena banjir,” kata Kades Kedungmlati Mariyati kepada Jawa Pos Radar Jombang, Senin (4/3).

Puluhan hektare sawah yang terdampak banjir tersebar di sejumlah dusun. Di antaranya di Dusun Karandegan, Dusun Kedungmlati, Dusun Kedungbendo, Dusun Kedungmlati, dan Dusun Kedungpapar.

Baca Juga:  KPU Jombang Musnahkan 380 Surat Suara Pilkada Rusak, Ini Tujuannya

”Kemarin setelah disurvei sama dinas pertanian dan Dinas PUPR Jombang, kami sudah usulkan supaya petani juga dapat semacam bantuan,” imbuhnya.

Menurut dia, tidak hanya Desa Kedungmlati, beberapa desa lainnya yang terdampak banjir luapan Avoer Watudakon juga mengusulkan hal serupa.

Baca Juga:  Terganjal Pembahasan Pemerintah Pusat, Penyusunanan Perda LP2B Jombang Gagal Lagi

”Sekarang masih proses didata lagi, waktu rapat di kecamatan kelihatannya nunggu SK dulu,” tutur dia.

Dari informasi yang ia terima, rencana bantuan tidak akan disalurkan sekarang. Namun, baru akan diberikan pada musim tanam selanjutnya.

”Bantuan diserahkan musim tanam selanjutnya, jadi tidak sekarang diberikan,” kata Mariyati. (ang/fid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *