Desakita.co – Program pasar murah dan operasi pasar yang dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok saat Ramadan disambut positif warga.
Sejumlah komoditas yang dijual seperti beras, gula, dan minyak goreng kemasan langsung ludes terjual.
”Pasar murah akan digelar besok (hari ini, Red). Lokasinya di kantor kecamatan Gudo dan kantor Kecamatan Megaluh,” ujar Kepala Disdagrin Suwignyo saat dikonfirmasi, Selasa (12/3) kemarin.
Suwignyo menerangkan, kegiatan pasar murah akan digelar di 21 wilayah kecamatan. Beberapa sudah terlaksana dengan baik.
”Ada sekitar 11 kecamatan lagi yang belum,” beber mantan kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang tersebut.
Sejumlah kecamatan yang belum dilakukan pasar murah di antaranya Kecamatan Ngoro, Kecamatan Ploso, Kecamatan Bareng, Kecamatan Kudu, Kecamatan Wonosalam, Kecamatan Kabuh, Kecamatan Jogoroto, Kecamatan Ngusikan, Kecamatan Mojowarno dan Kecamatan Plandaan.
”Rata-rata ditempatkan di kantor kecamatan. Sebagian ada ditempatkan di terminal ada juga yang di lapangan,” ungkapnya.
Pihaknya akan terus melakukan evaluasi apakah pasar murah ini bisa efektif atau sebaliknya.
”Meski tidak bisa siginifikan menurunkan harga. Akan tetapi, pasar murah yang dilakukan daya beli masyarakat bisa terjangkau,” katanya.
Itu terbukti, lanjut Suwignyo, setiap membuka pasar murah, komiditas yang disediakan langsung habis terjual. ”Setiap kegiatan pasar murah kita menyediakan 300 paket,” pungkasnya.(yan/naz/ang)












