Lifestyle

Langkah Baru Anjik Eko Saputro di Disdagrin Jombang, Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

×

Langkah Baru Anjik Eko Saputro di Disdagrin Jombang, Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anjik Eko Saputro dilantik sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, di Pendopo Kabupaten Jombang Jumat (27/3).

DesaKita.co – Rotasi jabatan di lingkup Pemkab Jombang melahirkan wajah baru di sektor strategis. Anjik Eko Saputro dilantik sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Jumat (27/3).

Menandai babak baru perjalanan panjangnya di dunia birokrasi.

Anjik sebelumnya menjabat sebagai Camat Mojoagung. Pria kelahiran Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Jombang, 27 Juli 1970 ini sudah menempati sejumlah posisi di pemerintahan. Mulai dari staf hingga pucuk pimpinan kecamatan.

’’Jadi Camat Mojoagung itu enam bulan,’’ katanya.

Karirnya sebagai aparatur sipil negara dimulai pada 1992. Saat ia diterima sebagai CPNS di Pemkab Nganjuk dengan bekal ijazah SMA. Saat itu, ia mengikuti rekrutmen tingkat Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga:  Patut Dicontoh! Kisah Sukses Rizqy Firmansyah Arek Tembelang Jombang Jadi CEO Perusahaan di Perancis

’’Setelah lulus seleksi, saya ditempatkan di Pemda Nganjuk. Waktu itu saya belum menyelesaikan S1,’’ kenangnya.

Lima tahun berselang, ia dimutasi ke Jombang sebagai staf Dinas Perhubungan (Dishub) hingga 2009. Pengalaman birokrasi yang panjang membawanya menapaki berbagai jabatan penting.

Di antaranya, Kasi Sosial Budaya Kecamatan Ngusikan 2009–2013. Sekretaris Kecamatan Megaluh 2013–2017. Camat Ngusikan 2017–2019. Camat Kabuh 2019–2025, hingga Camat Mojoagung 2025–2026.

Baca Juga:  Petani di Desa Kedungmelati Jombang Ungkap Harga Beras Merosot Saat Panen Raya, Ini Penjelasannya

Dengan latar belakang pendidikan S1 Fakultas Hukum dan S2 Magister Ekonomi dari Universitas Darul Ulum Jombang, Anjik Eko Saputro memiliki bekal kuat untuk mengelola sektor perdagangan dan industri.

Dalam menjalankan amanah barunya, ia menegaskan komitmennya prinsip dasar aparatur sipil negara (ASN).

’’Integritas, profesionalisme, dan netralitas menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,’’ ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pelayanan publik. Menurutnya, ASN harus mampu memahami kebutuhan masyarakat, bersikap ramah, cekatan, serta dapat diandalkan.

Baca Juga:  Pasar Desa Galengdowo Jombang Direvitalisasi, Jadi Mesin Baru Pendapatan Desa dan Warga

’’Yang tidak kalah penting adalah melakukan perbaikan tiada henti,’’ tuturnya.

Di luar tugas kedinasan, ia dikenal sebagai sosok yang gemar berolahraga. Bersama sang istri, Ulfatun Nadhifah SAg, ia menetap di Dusun Nglungu, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang dan membesarkan tiga anak.

Baginya, pendidikan bukan hanya capaian akademik. Ia menanamkan nilai etika dan sopan santun sebagai fondasi utama bagi anak-anaknya.

’’Di samping pendidikan formal yang paling utama adalah pendidikan etika dan sopan santun,’’ tegasnya. (fid/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *