Pemerintahan

134 Calon Jemaah Haji di Jombang Lakukan Pelunasan Bipih Tahap 2, 54 Orang karena Gagal Sistem

×

134 Calon Jemaah Haji di Jombang Lakukan Pelunasan Bipih Tahap 2, 54 Orang karena Gagal Sistem

Sebarkan artikel ini

Desakita.co – Jumlah Calon Jemaah Haji (CJH) Jombang dipastikan bertambah.

Ini setelah ada 134 CJH yang berhak melakukan pelunasan tahap 2.

Termasuk 54 dari mereka yang diketahui gagal sistem pada pelunasan tahap 1 lalu.

Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir mengatakan, pada tahap 2 ini total ada 134 CJH yang melakukan pelunasan.

”Ya, kemarin data by name by address, ada 134 CJH asal Jombang yang berhak melakukan pelunasan tahap 2,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (15/3) siang.

Baca Juga:  Ditambal Papan Triplek, Jembatan di Desa Bongkot Peterongan Jombang Rusak

Dari total 134 CJH tersebut diketahui ada 54 jemaah haji gagal sistem pada tahap 1, serta 80 jemaah penggabungan dan pendampingan.

”Sesuai instruksi Kemenag, kalau ada yang gagal sistem maka diberi kesempatan melakukan pelunasan tahap 2,’’ tambahnya.

Muhajir menambahkan, jadwal pelunasan dimulai sejak (13/3) hingga (26/3) mendatang.

Sama seperti peluasahan Bipih tahap 1, sebelum membayar ongkos haji ke bank, mereka harus melakukan skrining kesehatan di puskesmas maupun RSUD Jombang untuk menentukan istitoah apa tidak.

Baca Juga:  Pergantian Malam Tahun Baru di Jombang Meriah dan Kondusif, Pemkab Jombang Gelar CFN Hingga Doa Lintas Iman

”Teknisnya sama seperti tahap 1,’’ jelas dia.

Menurutnya, jumlah jemaah haji asal Jombang dimungkinkan terus berubah sampai hari H keberangkatan.

Meski ia belum bisa memastikan apakah ada masa tambahan pelunasan bagi CJH yang gagal sistem maupun akibat kendala istitoah.

”Kita belum tahu, namun yang jelas kita menunggu petunjuk pusat,’’ terangnya.

Ia mengatakan, pada tahap 1 lalu, total ada 1.101 calon jemaah yang berhasil melakukan pelunasan.

Baca Juga:  Perjuangan Salamun, Jukir Asal Desa Kebontemu Jombang Berangkat Haji dari Menabung Sejak 2005

Selebihnya, ada 339 jemaah yang belum melakukan pelunasan. Kendalanya macam-macam.

Ada yang memang belum melunasi tapi sudah istitoah, yaitu 16 orang.

Ada juga 51 yang belum bisa melunasi karena memang hasil istitoah belum keluar. Sisanya, belum melunasi karena gagal sistem dan faktor lain-lain.

”Untuk yang belum melakukan pelunasan karena terkendala hasil istitoah belum keluar, nanti kita ajukan pelunasan tahap 2 karena gagal sistem,’’ pungkas Muhajir. (ang/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *