Pemerintahan

Jalur Alternatif Penghubung Kesamben – Tembelang Jombang Dihiasi Lubang, Begini Kondisinya

×

Jalur Alternatif Penghubung Kesamben – Tembelang Jombang Dihiasi Lubang, Begini Kondisinya

Sebarkan artikel ini
- Kondisi jalan kabupaten di Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang cukup memprihatinkan

Desakita.co – Kondisi jalan kabupaten di Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang cukup memprihatinkan.

Jalan aspal yang merupakan jalur alternatif penghubung Kecamatan Tembelang dan Kesamben banyak dipenuhi lubang jalan.

Pantauan di lokasi, selain lubang menganga bertebaran di sejumlah titik, kondisi permukaan jalan kabupaten ini juga tak lagi rata.

Baca Juga:  Tiang Rusak Akibat Tersangkut Sangkrah, Jembatan di Desa Karobelah, Mojoagung Ditutup Sementara

Permukaan aspal jalan bergelombang, membentuk seperti retakan panjang.

Sunyoto salah seorang warga mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi sejak lama, hampir dua tahun terakhir.

”Awalnya kerusakan kecil, sekarang semakin parah,” katanya.

Menurutnya, kerusakan itu semakin parah saat hujan turun karena semua lubang menganga jadi kubangan air.

”Sekarang kanan dan kiri jalan, jumlah lubang tambah banyak,” imbuh dia.

Baca Juga:  Tindaklanjuti Amanah Pemerintah Pusat, Bidang Tata Ruang dan Pertanahan Dinas PUPR Jombang Susun RDTR 5 Kecamatan

Padahal, selain akses antardesa, jalan tersebut juga menjadi jalan penghubung antarkecamatan. Dari Kecamatan Tembelang menyambung ke Kecamatan Kesamben.

”Kepuhdoko ke Gumulan (Kecamatan Kesamben) ya lewat sini,” ungkapnya.

Tak heran, selama ini jalan kampung cukup ramai pengguna jalan yang melintas. ”Biasanya anak sekolah dari Gumulan mau ke Kepuhdoko,” lanjutnya.

Baca Juga:  Punya Potensi Peternakan Sapi Perah, Pemdes Murukan, Mojoagung Jombang Berdayakan Perekonomian Melalui Kelompok Ternak Sapi

Kondisi itu diperparah saat malam hari karena di beberapa titik tak dilengkapi dengan penerangan jalan umum (PJU).

Sehingga pengguna jalan yang melintas harus lebih berhati-hati. ”Hanya yang masuk desa saja ada PJU, setelah itu malam hari gelap,” pungkasnya.(yan/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *