Pemerintahan

Dibangunkan Musala Hingga Bantuan Sepasang Kambing Per KK, Bentuk Kepedulian untuk Warga Terdampak Bencana Desa Sambirejo Jombang

×

Dibangunkan Musala Hingga Bantuan Sepasang Kambing Per KK, Bentuk Kepedulian untuk Warga Terdampak Bencana Desa Sambirejo Jombang

Sebarkan artikel ini
KOMPAK: Anggota Tagana Jombang bahu membahu membangunkan musala di sekitar Huntara warga Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam.

Desakita.co – Dinas Sosial (dinsos) Kabupaten Jombang terus memberikan pendampingan terhadap puluhan warga korban bencana tanah longsor di Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam Jombang.

Salah satunya mengupayakan bantuan modal usaha juga pendirian musala di kawasan hunian sementara (huntara).

Kepala Dinsos Jombang Hari Purnomo mengatakan, huntara untuk warga terdampak sudah ditempati sejak (17/5) lalu.

Baca Juga: Dianggarkan dari BTT APBD 2024, Begini Wujud Huntara Warga Terdampak Longsor di Desa Sambirejo Jombang

”Huntara merupakan wujud perhatian Pemkab Jombang kepada warga yang  dibangun oleh dinas perkim. Sedangkan perabotan isi huntara di-support dinas sosial dengan mengupayakan bantuan dari Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso Surakarta,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Selain itu, untuk membantu aktivitas dan meningkatkan perekonomian warga, dinsos juga mengupayakan bantuan modal usaha dari Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso Surakarta berupa sepasang kambing jantan dan betina untuk masing-masing kepala keluarga (KK).

Baca Juga:  Sungai Meluber, Empat Desa di Kecamatan Jombang Terendam Banjir

Baca Juga: Kajian Lokasi Hunian Tetap Warga Terdampak Tanah Gerak di Desa Sambirejo Jombang Klir, Ini Hasilnya

Baca Juga:  Aspal Bergelombang, Jalan Kabupaten di Desa Watudakon Jombang Rusak, Begini Kondisinya

”Dan telah diserahkan langsung tim Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso Surakarta, yang dipimpin bapak Suparya pada tanggal 6 Juni lalu,” papar dia.

Selain itu, tim tagana dinsos juga memberikan perhatian besar kepada warga terdampak bencana dengan mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan makan sehari-hari warga terdampak saat awal kejadian longsor.

”Di samping itu, setelah mendengar keluhan warga di huntara tidak memiliki tempat ibadah, teman-teman tagana secara swadaya baik material maupun tenaga membangunkan musala sederhana di sekitar lokasi huntara,” tandasnya.

Baca Juga:  Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang Jombang Tingkatkan Pembangunan Akses Jalan Lingkungan

Baca Juga: BPBD Jombang Ungkap Alasan TKD di Dusun Jumok, Desa Sambirejo Jombang Jadi Lokasi Huntap: Aman dan Hemat Anggaran

Kini, musala telah selesai dibangun di kawasan huntara untuk mendukung kegiatan ibadah warga terdampak bencana. ”Kami menyampaikan apresiasi kepada Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso Surakarta dan Tagana Jombang. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk warga yang tinggal di huntara,” pungkasnya. (ang/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *