Pemerintahan

Rencana Pembangunan Embung di Desa Purisemanding Jombang Belum Dipastikan, Pemerintah Mulai Pasang Patok dan Papan Larangan

×

Rencana Pembangunan Embung di Desa Purisemanding Jombang Belum Dipastikan, Pemerintah Mulai Pasang Patok dan Papan Larangan

Sebarkan artikel ini
BELUM ADA AKTIVITAS: Bakal lokasi embung di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan (20/5).

Desakita.co – Rencana pemerintah pusat membangun embung baru di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan Jombang hingga kini masih buram.

Setelah proses pembebasan lahan tahap pertama rampung, kini sejumlah patok dan papan larangan dipasang di sekitar lokasi.

Namun kejelasan proyek fisiknya dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas belum diketahui

Seperti yang terlihat hingga Kamis (20/5) siang, lokasi yang direncanakan jadi embung baru di Dusun Puri B Desa Purisemanding seluruhnya telah dipasang patok.

Baik di bagian atas, maupun di bagian bawah terlihat sudah dipatoki seluruhnya.

Papan larangan juga telah terpasang di pinggir lahan yang akan jadi embung.

Baca Juga: Segini Jumlah Embung di Jombang, Lengkap Beserta Lokasi di Tiap Desa

Baca Juga:  Bikin Emak-Emak Tambah Galau, Harga Sayur Mayur di Jombang Kompak Merangkak Naik, Ini Rinciannya

’’Pemasangan papan dan patok dilakukan sebulan lalu,’’ terang Kepala Desa Purisemanding, Nurbata.

Pemasangan patok dilakukan setelah pembebasan lahan selesai.

Agar masyarakat tahu batas lokasi yang akan jadi embung nantinya.

’’Papan larangan itu biar warga tahu mana tanahnya yang sudah milik negara. Dan tidak boleh ditanami lagi. Jika ditanami, nanti kalau ada kegiatan tidak dapat ganti rugi,’’ imbuhnya.

Hingga kini sudah ada lahan seluas 4,8 hektare yang telah dibebaskan dan jadi lahan negara untuk pembuatan embung baru.

Baca Juga: Bangunkan Akses Menuju Embung, Cara Pemdes Mundusewu Bareng Jombang Tingkatkan Infrastruktur Pertanian

Baca Juga:  Intip Profil M Sholahuddin, Advokat dari Desa Mojokrapak Tembelang Jombang yang Dulu Bercita-cita Jadi Dokter

’’Informasinya masih butuh lahan lagi karena maunya untuk wisata juga. Namun sementara yang dibebaskan segitu, dan semoga segera dibangun fisiknya,’’ harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid SDA Dinas PUPR Jombang, Sultoni, mengatakan, proses pematokan dan pengadaan lahan di lokasi embung sudah rampung.

Namun progres pembangunannya, hingga kini belum bisa dipastikan.

’’Sampai dengan bulan ini, belum ada informasi. Kayaknya belum ada sama sekali sampai akhir tahun,’’ ungkapnya.

Dari koordinasi terakhir, BBWS Brantas masih akan berfokus pada pekerjaan fisik di Kali Gunting tahun ini.

’’Di Jombang, BBWS Brantas tahun ini cuma di Mojoagung, di Kali Gunting, sehingga lainnya belum,’’ terangnya.

Pemerintah pusat berencana membuat tiga embung di Jombang.

Baca Juga:  Masa Jabatan Anggota DPRD Jombang Periode 2019-2024 Resmi Berakhir, Ini Penjelasan Ketua DPRD

Baca Juga: Mancing Bersama di Waduk Grojokan Desa Plabuhan Jombang, Upaya Pemdes Jaga Kerukunan Antarwarga

Embung Purisemanding di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan. Embung Bareng di Desa/Kecamatan Bareng.

Serta embung Karangan 2 di Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam.

Satu embung tahapannya sudah berjalan. Embung Purisemanding pada 2023 sudah dilakukan pembebasan lahan 4,8 hektare dari total 41 bidang.

Mayoritas lahan pertanian dengan kepemilikan 37 warga.

Rencananya, embung itu berfungsi untuk irigasi pertanian dan pengendalian banjir. Sebab kawasannya memiliki topografi berbukit.

Sehingga ketika musim hujan, air dari perbukitan mengalir hingga menggenang ke permukiman warga. (riz/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *