Pemerintahan

Wujudkan SDM Koperasi Kompeten, Dinkop UM Gelar Jombang Bimtek untuk Pembina Koperasi

×

Wujudkan SDM Koperasi Kompeten, Dinkop UM Gelar Jombang Bimtek untuk Pembina Koperasi

Sebarkan artikel ini
TEROBOSAN: Kepala Dinkop UM Jombang, Fahrudin Widodo SH MM, bersama peserta bimtek, Senin (23/9).

Desakita.co – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang menggelar bimbingan teknis (bimtek) perkoperasian bagi pembina koperasi di Kabupaten Jombang.

Dilaksanakan di kantor Dinkop UM pada 23-25 September.

’’Kami berharap, melalui kegiatan ini, kualitas personel pembina koperasi bisa meningkat, dan dapat mengimbangi dunia perkoperasian saat ini,’’ Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, kata  Fahrudin Widodo SH MM, kemarin.

Baca Juga:  Adakan Kontes Kambing Setiap Tahun, Cara Desa Wonosalam Jombang Tingkatkan Nilai Jual Kambing PE

Bimtek dilaksanakan dua tahun berturut-turut. Pematerinya dari UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Dorong Koperasi Berkembang, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang Getol Lakukan Pembinaan

Kegiatan diikuti 35 pembina koperasi, dari tiga bidang. Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi (KPK).

Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi (PPK). Serta Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro serta sekretariat Dinkop UM Jombang.

Baca Juga:  Petugas Libur, Kebutuhan Logistik Warga Terdampak Longsor Desa Sambirejo Wonosalam Dipenuhi Selama Lebaran

Seluruh pegawai Dinkop UM Jombang wajib siap dan berkompeten jika harus melakukan pendampingan ke bawah.

Serta bisa menjawab perkembangan permasalahan yang terjadi.

Baca Juga: Luncurkan Aplikasi Simkopum, Cara Pemkab Jombang Wujudkan Koperasi Maju dan Modern

Semua personel juga harus bisa memberikan sambutan dan arahan ketika menghadiri rapat anggota tahunan (RAT) koperasi.

Baca Juga:  Pemkab Jombang Mulai Susun Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wabup, Ini Rinciannya

Salah satu materi penting yang harus dipahami, surat keputusan kepala dinas tentang laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas koperasi di Kabuparten Jombang.

’’Kami buat terobosan itu agar seluruh pembina memahami, tidak hanya satu dua orang saja. Itu standar minimal,’’ tegasnya. Selain itu, juga ada materi lain yang disampaikan oleh pemateri. (wen/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *