Pemerintahan

Ini Cara Jitu Bidang Gakkum DLH Jombang Atasi Limbah B3

×

Ini Cara Jitu Bidang Gakkum DLH Jombang Atasi Limbah B3

Sebarkan artikel ini
DLH Jombang lakukan pemulihan limbah B3

Desakita.co – DLH Jombang juga punya Bidang Pengawasan, Pengendalian dan Penegakan Hukum (Wasdal Gakkum) yang bertugas melakukan penegakan hukum dan berurusan dengan limbah.

Khususnya limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) dan limbah tahu yang masih terus diupayakan untuk tertangani maksimal di Jombang.

’’Salah satunya melalui program  P3  Terpadu  (Pengawasan,  Pemulihan  dan  Pembangunan Sentra  IKM  Slag  Aluminium),’’ terang Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum.

Program P3  merupakan  solusi  komprehensif untuk  penyelamatan  lingkungan  hidup  dari  kegiatan  industri  peleburan slag  aluminium  yang  telah  berdiri  sejak  1970.

Baca Juga: Raih Penghargaan Nirwasita Tantra 2023, Ini yang Dilakukan DPRD Jombang

Baca Juga:  Ajak Sinergi Bangun Desa, Ratusan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa di Jombang Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas

Pada 2018, DLH Kabupaten Jombang mengidentifikasi 180 pelaku usaha dan hanya satu yang berizin.  ’’Industri  pengelolaan  slag  aluminium  ini  merupakan  usaha  turun temurun  warga,  dan  menyerap  ±1.200  pekerja.  Proses  produksi  dilakukan secara tradisional dan terletak di wilayah permukiman,’’ terangnya.

Dengan kerja sinergis, DLH Jombang telah berhasil melakukan sejumlah identifikasi tingkat pencemaran limbah di lokasi yang terkontaminasi. Juga pengawasan kepada 14 industri pemasok slag aluminium ilegal.

’’Kami juga telah bersinergi untuk memberikan sanksi administratif terhadap 13 usaha tanpa izin. Bahkan 20 industri pembuang abu aliminium liar juga telah diproses pidana,’’ urainya.

Baca Juga:  Upaya Pemerataan Infrastruktur, Desa di Jombang Ini Berdayakan Warga untuk Bangun TPT

DLH Jombang juga melakukan pemulihan dengan  sosialisasi  berdasarkan  SE  Bupati Jombang  tentang  larangan pembuangan  abu slag aluminium. ’’Ada pula SK  Bupati  tentang Lahan  Terkontaminasi.

Pemulihan tujuh  lokasi  dan  penerbitan  izin pemanfaatan limbah asalum untuk PT Semen Indonesia,’’ ungkapnya.

Ada pula upaya penanganan limbah tahu di sekunder Rejoagung 2 Jombang.

Baca Juga: Tak Bisa Aliri Sawah Warga, Belasan Embung Tadah Hujan di 14 Desa di Jombang Tak Berfungsi Optimal

Baca Juga:  Program Wifi Gratis untuk Seluruh Desa di Jombang Segera Direalisasikan, Aktivis Berharap Prosedurnya Transparan

Penangananya, kini merunggunakan olifiasi. Yakni pengolahan air limbah menggunakan metode fitoremediasi.

Fitoremediasi dipilih sebagai upaya pengolahan air limbah industri tahu yang lebih efisien, aplikatif serta rendah biaya. Media fitoremediasi yang digunakan dengan tanaman enceng gondok dan kangkung yang di aplikasikan ke hilir saluran yang terpusat di Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto sepanjang 150 meter.

’’Dalam penelitian mulai Oktober sampai November 2023, diketahui adanya peningkatan kualitas air di Sungai Ngumpul. Untuk parameter uji BOD, COD, DO, total phospat dan penurunan bau,’’ urainya. (riz/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *