Pendidikan

Antisipasi Kekurangan Kain Seragam Gratis, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Bakal Tambah Cadangan Kain Seragam

×

Antisipasi Kekurangan Kain Seragam Gratis, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Bakal Tambah Cadangan Kain Seragam

Sebarkan artikel ini
TAHUN LALU: Pendistribusikan kain seragam gratis di sekolah-sekolah

Desakita.co – Pengadaan kain seragam gratis untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs saat ini masih dalam proses penyusunan kerangka acuan kerja (KAK).

Dipastikan, jumlah kain yang akan dibeli melebihi tahun lalu.

’’Agar tidak terjadi kekurangan, nanti akan ditambah jumlahnya dari tahun lalu. Tapi sampai saat ini kami masih melakukan penghitungan,’’ kata Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, kemarin.

Baca Juga:  Tahun Depan Jadi Sekolah Penggerak Mandiri, Dua Sekolah di Jombang Tak Dapat Lagi Bos Kinerja dari Pemerintah

Proses pemilihan jenis kain juga ditentukan sekarang. Senen mengatakan, jenis kain yang akan digunakan sama seperti tahun lalu.

Hanya saja, jumlahnya saja yang akan ditambah, mengingat tahun lalu ada kekurangan setelah didistribusikan.

Target KAK selesai dikerjakan akhir Februari. Sehingga Maret bisa segera dilakukan pemilihan penyedia.

’’Pembelanjaan melalui e-katalog, pemilihan penyedia juga melalui e-katalog,’’ ungkapnya.

Tahun 2023, kain seragam diberikan kepada 12.500 siswa SD, dan 11.500 siswa MI.

Baca Juga:  Bertempat di Desa Wangkalkepuh Gudo, Pemkab Jombang Ajak Pemerintah Desa Gotong Royong Tingkatkan Pembangunan, Ini Programnya

Masing-masing 1,4 meter kain atasan putih dan kain bawahan 1,4 meter berwarna merah untuk SD, hijau untuk MI.

Serta untuk 14.250 siswa SMP, dan 12.050 siswa MTs. Mereka menerima 1,5 meter kain atasan putih, dan 1,5 meter kain bawahan biru.

’’Untuk ukurannya sama, hanya saja, jumlahnya yang nantinya bertambah dari tahun lalu,’’ jelasnya.

Baca Juga:  PJU Jalan Kabupaten di Desa Sumbermulyo Jombang Padam, Warga Was-was Akibat Jalanan Gelap

Anggaran tahun ini, untuk siswa SD/MI sebanyak Rp 2.292.580.000. Sedangkan untuk siswa SMP/MTs Rp 2.893.000.000.

Jika dibandingkan dengan rencana yang telah dibuat dalam aplikasi sirup (sistem informasi rencana umum pengadaan), prosesnya saat ini lambat.

Dalam Sirup dijelaskan,jadwal pemilihan penyedia dilakukan Januari sampai februari.

Sedangkan jadwal pelaksanaan kontrak dimulai Februari. Serta jadwal pemanfaatan barang targetnya Juni. (wen/jif/ang)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *