Desakita.co – Sebanyak 140 unit Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) 2025 resmi diserahkan kepada kaum duafa di berbagai daerah. Program sosial yang digagas warga Shiddiqiyyah ini sudah berjalan selama 24 tahun. Hingga kini berhasil membangun total 2.232 unit rumah di seluruh Indonesia.
Rumah layak huni yang rata-rata berukuran tipe 36 tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu yang telah lolos survei oleh organisasi Dhillaal Berkat Rohmat Alloh (DHIBRA) Shiddiqiyyah. Pembangunan tersebar di 19 provinsi dan 111 kabupaten/kota dengan anggaran Rp 80–100 juta per unit. Dana pembangunan sepenuhnya berasal dari gotong royong dan kepedulian jamaah Shiddiqiyyah.
Penyerahan nasional RSKILHS dilakukan pada Kamis (21/8) di Hotel Yusro, Jombang. Acara dipimpin langsung Sang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syekh Mohammad Muchtarulohil Mujtaba Mu’thi, didampingi Bupati Jombang Warsubi. Kegiatan juga terhubung melalui zoom meeting dengan para penerima rumah syukur di berbagai daerah bersama Ketua Umum DHIBRA, Nyai Shofwatul Ummah.
’’Pembangunan rumah syukur ini bertujuan memberikan kebahagiaan bagi warga yang belum memiliki tempat tinggal layak. Warga Shiddiqiyyah ingin ikut serta mewujudkan tujuan berdirinya NKRI, yaitu memajukan kesejahteraan umum,’’ kata Nyai Shofwatul Ummah.
Selain penyerahan rumah, acara juga diisi dengan santunan anak yatim dan veteran pejuang kemerdekaan. Bupati Warsubi mengapresiasi program sosial tersebut. ’’Alhamdulillah rumah syukur ini menjadi bentuk rasa syukur di usia NKRI ke-80. Semoga membawa manfaat dan berkah bagi masyarakat penerima,’’ ungkapnya. (ang/jif)












