Uncategorized

Proses Tukar Guling TKD di Jombang Terdampak Proyek Pariterong Ini Tak Kunjung Selesai, Ini Faktornya

×

Proses Tukar Guling TKD di Jombang Terdampak Proyek Pariterong Ini Tak Kunjung Selesai, Ini Faktornya

Sebarkan artikel ini
SUDAH DIURUK: Lokasi TKD di Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, terdampak proyek irigasi Pariterong.

Desakita.co – Proses tukar guling tanah kas desa (TKD) di Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek yang terdampak proyek irigasi Pariterong (Papar-Turi-Peterongan) belum tuntas.

Salah satunya terganjal kelengkapan berkas. Meski begitu, lahan TKD sudah digarap pelaksana proyek.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Lahan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Rojikan mengakui, sampai saat ini proses tukar guling TKD itu belum tuntas.

”Jadi ini masih proses, dan sudah berjalan lama,” kata Rojikan dikonfirmasi, Senin (12/8).

Baca Juga: Muncul Gelembung Air, Sipon Irigasi Pariterong di Desa Pundong Jombang Baru Setahun Dibangun Rusak

Baca Juga:  Banjir Melanda! 150 Hektare Lahan Pertanian di Desa Kedungbetik, Kesamben Jombang Terendam Selama 4 Hari, Padi Terancam Mati

Salah satunya menurut Rojikan, persoalan administrasi. Meski tanah pengganti sudah siap dan sudah dilakukan appraisal. ”Kelengkapan dokumen yang masih kurang,” imbuh dia.

Rojikan tak hafal, dokumen apa saja yang masih kurang.

Hingga mengakibatkan proses tukar guling belum tuntas.

”Ini sudah beberapa kali, dari desa mengirim berkas ke DPMD ternyata ada yang kurang dokumennya, sudah bolak-balik begitu,” ujar Rojikan.

Kondisi di lapangan, TKD yang terdampak kini sudah dikerjakan.

Baca Juga:  Warga Desa Ini di Jombang Waswas Banjir, Buntut Tanggul Parapet Kali Pancir Ambrol

Selain dilakukan pengurukan juga dipasang material proyek. ”Ternyata untuk TKD ini ribet, tapi akan diproses,” kata Rojikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang Sholahuddin Hadi Sucipto belum berhasil dikonfirmasi.

Baca Juga: 10 Desa di Jombang Terdampak Proyek Pariterong, Salah satunya Jalan Provinsi di Desa Balongbesuk Jombang

Berikut melalui Kabid Bina Pemenerintahan dan Desa Nursila Cahyaningrum.

Sebelumnya, Kades Ngudirejo Lantarno mengatakan, ada salah satu bidang TKD di desanya terdampak proyek Pariterong. Luas lahannya TKD mencapai 9.600 meter persegi (M2).

Baca Juga:  Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben Jombang Sukses Selenggarakan Pengisian Perangkat Desa, Ini Jabatan yang Dilantik

”Seluruhnya berupa lahan pertanian, selama ini ditanami komoditas, padi dan jagung,” terangnya.

Saat ini tukar guling lahan sudah berproses.

”Jadi sekarang masih proses, tanah pengganti sudah ada, musdes juga sudah, termasuk sudah di-appraisal, tinggal nunggu survei tanah pengganti dari Jatim,” kata Lantarno.

Meski masih dalam proses, diakui saat ini area lahan sudah dikerjakan. Mulai dari pemasangan lantai cor hingga sebagian terpasang U-ditch.

”Sudah tidak bisa ditanami lagi seperti dulu,” kata Lantarno.  (fid/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *