Pemerintahan

Keren! Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben Jombang Bentuk Tim Tangguh Bencana Desa

×

Keren! Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben Jombang Bentuk Tim Tangguh Bencana Desa

Sebarkan artikel ini
MITIGASI BENCANA: Kepala Desa Jombatan M Hufron saat acara sosialisasi tanggap bencana skala desa bersama BPBD Jombang di Balai Desa Jombatan, Selasa (28/10).

Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Jombatan, Kecamatan Kesamben, mulai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Pemdes menggelar sosialisasi tanggap bencana skala desa di Balai Desa Jombatan, Selasa (28/10).

Kegiatan diikuti oleh warga, anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), serta relawan bencana setempat. Mereka mendapatkan materi penyuluhan dan pelatihan langsung dari BPBD sebagai langkah antisipatif menghadapi bencana. ”Tujuannya sebagai bentuk kesiapsiagaan atau tanggap bencana di skala lokal desa,” terang Kepala Desa Jombatan M Hufron.

Baca Juga:  Komitmen Jaga Keamanan Warga, Pemdes Kepatihan Jombang Punya 60 CCTV Menyebar di Tingkat RT

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pembentukan Tim Tangguh Bencana Desa. Sebanyak 20 warga ditetapkan sebagai anggota tim yang siap menjalankan tugas mitigasi, respons darurat, hingga penanganan pascabencana. ”Terdapat sekitar 20 orang warga kami yang mengikuti rangkaian kegiatan tersebut menjadi anggota Tim Tangguh Bencana Desa Jombatan,” ujar Hufron.

Baca Juga:  Jangan Coba-Coba Jual Nasi di Desa Ini, Jika Nekat Ini Akibatnya

Tim ini menjadi wadah bagi warga yang memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap lingkungan dan kerap aktif saat terjadi bencana. ”Bisa dikatakan mereka adalah warga kami yang memiliki jiwa kepedulian sosial tinggi terhadap lingkungan sekitar jika ada kejadian yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jembatan di Desa Kudubanjar Kudu Segera Diperbaiki, Pemkab Jombang Mulai Susun Dokumen Ini

Selama kegiatan, peserta juga dibekali pelatihan teknis seperti penggunaan alat gergaji mesin (chainsaw) dan pakaian penanggulangan tawon. Materi disampaikan langsung oleh narasumber dari BPBD Jombang dan dipraktikkan secara langsung oleh peserta. ”Pengadaan peralatan penunjang telah kami realisasikan guna menunjang kebutuhan tim tangguh bencana dalam melaksanakan tugasnya,” pungkas Hufron. (dwi/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *