JOMBANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Pumbon Gambang, Kecamatan Gudo menjalin kerjasama dengan akademisi demi mewujudkan kemajuan desa.
Terbaru, pemdes menandatangani kerjasama dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya di pendopo kantor Desa Plumbon Gambang, Sabtu (16/5) pagi. Tujuannya untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat guna menciptakan lingkungan sehat dan berkelanjutan.
’’Kerjasama dengan akademisi ini dilakukan agar masyarakat mendapat berbagai macam wawasan baru yang dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari,’’ kata Kepala Desa Plumbon Gambang, Nur Wakit.
Kegiatannya berupa pengabdian masyarakat. ’’Kami pusatkan di wilayah Dusun Juwok, pertimbangannya karena wilayah tersebut menjadi sentra kegiatan produksi manik-manik,” terangnya.
Kerjasama dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya ini realisasi penguatan kader di desanya. Khususnya dalam upaya pendampingan sanitasi dan promosi kesehatan rumah tangga dengan penerapan teknologi tepat guna.
Puluhan warga setempat yang hadir sebagai peserta, diberi materi terkait revitalisasi pengelolaan sampah dan peningkatan kapasitas pengelolaan kualitas air minum untuk mendukung kesehatan masyarakat.
’’Warga juga mendapat pendampingan saat praktik di lapangan,” ucapnya. Rangkain kegiatan pengabdian masyarakat telah dilaksanakan sejak Minggu (10/5) hingga Sabtu (16/5).
Meski telah dikenal sebagai desa sentra industri manik- manik kaca yang telah mendunia, upaya untuk terus memperkaya pengetahuan baru tetap dilakukan Pemdes Plumbon Gambang dengan berbagai akademisi. ’’Kerjasama yang dijalin akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,’’ urainya.
Desa mendapat pendampingan dari para ahli di bidangnya. Sedangkan para akademisi dapat mengimplementasikan kegiatan berbasis penelitian di lapangan secara langsung. (dwi/jif)












