Pemerintahan

Gandeng Akademisi, Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo Jombang Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat

×

Gandeng Akademisi, Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo Jombang Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
oplus_2

JOMBANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Pumbon Gambang, Kecamatan Gudo menjalin kerjasama dengan akademisi demi mewujudkan kemajuan desa.

Terbaru, pemdes menandatangani kerjasama dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya di pendopo kantor Desa Plumbon Gambang, Sabtu (16/5) pagi. Tujuannya untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat guna menciptakan lingkungan sehat dan berkelanjutan.

’’Kerjasama dengan akademisi ini dilakukan agar masyarakat mendapat berbagai macam wawasan baru  yang dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari,’’ kata Kepala Desa Plumbon Gambang, Nur Wakit.

Baca Juga:  Rayakan Hari Raya Idul Adha, PT CJI Jombang Serahkan 23 Hewan untuk Masyarakat

Kegiatannya berupa pengabdian masyarakat. ’’Kami pusatkan di wilayah Dusun Juwok, pertimbangannya karena wilayah tersebut menjadi sentra kegiatan produksi manik-manik,” terangnya.

Kerjasama dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya ini realisasi penguatan kader di desanya. Khususnya dalam upaya pendampingan sanitasi dan promosi kesehatan rumah tangga dengan penerapan teknologi tepat guna.

Baca Juga:  Kepala Desa Sumberaji Jombang Meninggal Dunia, Pemkab Segera Tunjuk Pj Kades

Puluhan warga setempat yang hadir sebagai peserta, diberi materi terkait revitalisasi pengelolaan sampah dan peningkatan kapasitas pengelolaan kualitas air minum untuk mendukung kesehatan masyarakat.

’’Warga juga mendapat pendampingan saat praktik di lapangan,” ucapnya. Rangkain kegiatan pengabdian masyarakat telah dilaksanakan sejak Minggu (10/5) hingga Sabtu (16/5).

Meski telah dikenal sebagai desa sentra industri manik- manik kaca yang telah mendunia, upaya untuk terus memperkaya pengetahuan baru tetap dilakukan Pemdes Plumbon Gambang dengan berbagai akademisi. ’’Kerjasama yang dijalin akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,’’ urainya.

Baca Juga:  Hati-Hati, Rambu Larangan Parkir Jalan Bupati R Soedirman Jombang Doyong

Desa mendapat pendampingan dari para ahli di bidangnya. Sedangkan para akademisi dapat mengimplementasikan kegiatan berbasis penelitian di lapangan secara langsung. (dwi/jif)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *