Potensi

Harga Melambung, Petani Cabai di Desa Plosogenuk, Perak Jombang Untung

×

Harga Melambung, Petani Cabai di Desa Plosogenuk, Perak Jombang Untung

Sebarkan artikel ini
DIPANEN: Suhadak, 73 warga Desa Plosogenuk memanen cabai di sawahnya kemarin (5/3).

Desakita.co – Petani cabai di Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, sumringah kemarin (5/3).

Ini setelah hasil panen cukup melimpah dibarengi dengan harga jual yang melambung.

Di tingkat petani, harga stabil di angka Rp 50 ribu per kilogram (Kg).

Menurut Suhadak, 73, salah seorang petani, di awal bulan ini harga cabai masih melambung tinggi.

Baca Juga:  Ada Padasan Kuno Sebagai Cikal Bakal Desa, Pemdes Plosogenuk Jombang Getol Lestarikan Budaya Desa

”Dulu awalnya sempat Rp 70 ribu per Kg, kemudian turun Rp 40 ribu per Kg dan sekarang tetap stabil di angka Rp 50 ribu,’’ katanya.

Ia menyebut, harga cabai memang fluktuatif. Meski begitu, petani masih untung karena permintaan cukup tinggi.

Baca Juga:  Miliki Rasa Unik Mirip Permen Karet, Warga Desa Jenisgelaran Jombang Berhasil Budi Daya Anggur Jupiter

”Ya banyak yang punya hajat, jadi permintaan tetap tinggi,’’ papar dia.

Di sawahnya seluas 1.400 meter persegi, Suhadak bisa memanen antara 10-15 Kg setiap dua hari sekali.

Hasilnya juga lumayan bagus. Cabai tidak keriting maupun terserang petek.

Baca Juga:  Tips Budi Daya Kelinci Ala Warga Desa Kebontemu Kecamatan Peterongan Jombang

“Alhamdulillah penyakit petek tidak ada. Seminggu sekali kita semprot fungsida,’’ jelasnya.

Seusai panen, cabainya langsung diambil tengkulak. Kemudian dijual ke pasar Induk Pare.

”Kebanyakan saya jual ke tengkulak, karena dijual ke pasar sendiri tidak ada waktunya. Karena setiap hari ke sawah,’’ pungkas dia. (ang/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *