Desakita.co – Harga jual jagung musim ini merosot dibandingkan tahun lalu.
Harga jual jagung pipilan kering hanya di kisaran Rp 5.100 per kilogram, padahal tahun lalu jagung pipilan kering tembus hingga Rp 6.000 per kilogram.
Kardi salah satu petani jagung di Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto membenarkan harga jual jagung musim ini cenderung merosot.
”Tahun lalu jagung pipilan kering itu sampai Rp 6.000 per kilo, sekarang pipilan kering sekitar Rp 5.100,” ungkapnya (15/8).
Baca Juga: Harga Jagung di Jombang Anjlok Saat Musim Panen, Begini Respons Dinas Pertanian
Hal yang sama juga terjadi pada harga jagung basah.
Tahun lalu rata-rata jagung basah bisa terjual hingga Rp 4.500 per kilogram.
Namun pada musim ini, harganya turun jauh. ”Sekarang harga jagung basah sekitar Rp 3.750, di bawah Rp 4.000,” ungkapnya.
Malahan, lanjut Kardi, pada akhir Juli harga jual jagung basah hanya di kisaran Rp 3.100 per kilogram.
Dan jagung pipilan kering di kisaran Rp 4.100 per kilogram. ”Akhir Juli lalu malah anjlok harganya,” bebernya.
Hal senada diungkapkan Sri Indah, petani lainnya yang baru saja menjual jagung pipilan kering.
”Kemarin (13/8) jual Rp 5.100 per kilogram,” sambung Indah.
Jagung miliknya sengaja tak langsung dijual basah dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak.
”Di sini juga ada yang langsung ditebas, tapi lebih banyak dijual kering,” ujar Indah.
Baca Juga: Musim Panen Jagung, Petani di Desa Diwek Jombang Justru Dilanda Galau, Ini Penyebabnya
Sementara itu, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Jogoroto Binti Astuti mengakui, di tanaman jagung di Kecamatan Jogoroto sudah masuk akhir panen raya.
Luas panen pada musim tanam kedua mencapai 1.000 hektare.
”Sekarang sudah mendekati total panen, musim selanjutnya itu semua jagung atau luas tanamnya 1.400 hektare,” kata Binti.
Berdasarkan keterangan diterima pihaknya, saat ini harga jagung variatif.
”Untuk kering gudang (pipilan kering) sekitar Rp 5.000 per kilogram, sedangkan panen sawah kisaran Rp 3.800 per kilogram, biasanya selisihnya itu Rp 1.200,” ujar dia.
Data dihimpun, luas panen jagung pada Agustus di Jombang mencapai 2.458 hektare, menyebar di 14 kecamatan. Dinas Pertanian (Disperta) Jombang menargetkan produktivitas jagung pipilan kering 7,14 ton per hektare. (fid/naz)












