Lifestyle

Mengenal Anik Rofiqoh Sosok Kartini Masa Kini Asal Desa Sumberagung Jombang (2): Abdikan Diri Rawat ODGJ Sejak 1998, Inisiator Berdirinya Posyandu Jiwa

×

Mengenal Anik Rofiqoh Sosok Kartini Masa Kini Asal Desa Sumberagung Jombang (2): Abdikan Diri Rawat ODGJ Sejak 1998, Inisiator Berdirinya Posyandu Jiwa

Sebarkan artikel ini
PEDULI: Anik Rofiqoh bidan desa Puskesmas Dukuhklopo sekaligus penggerak posyandu jiwa.

Desakita.co – Anik Rofiqoh penggerak Posyandu Jiwa Puskesmas Dukuhklopo Peterongan yang puluhan tahun sangat telaten melayani warga dengan gangguan jiwa.

Perempuan asli Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben ini mengabdikan dirinya untuk merawat warga dengan gangguan jiwa sejak 1998 silam.

”Saya mulai peduli pemegang jiwa sejak 1998. Kemudian eksis di bidang kesehatan jiwa mulai 2014 sampai sekarang,’’ ujar dia.

Kepedulian Anik merawat warga ODGJ berawal dari banyaknya warga yang mengalami gangguan jiwa.

Baca Juga:  Lengkapi Fasilitas Makam Leluhur Desa, Pemdes Watudakon Kesamben Jombang Apresiasi Kekompakan Warga

Dari latar belakang itu, ia kemudian melakukan kegiatan sosial untuk merawat dan mengobati mereka.

Hingga kini, total ada 180 pasien dari 7 desa yang rutin menjadi pasien, baik di Posyandi Jiwa Desa Bongkot dan Desa Dukuhklopo.

Baca JugaMengenal Isti Fatmawati Sosok Kartini Masa Kini Asal Desa Watugaluh Jombang (1): Belajar Otodidak, 21 Tahun Edukasi Siswa Disabilitas

”Setiap pekan kami masih rutin melakukan penanganan dan rehabilitasi,’’ tambahnya.

Baca Juga:  Intip Profil Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, Putra Asli Timor Leste Kini Jabat Plt Kalaksa BPBD Jombang

Baginya, Kartini masa kini adalah sosok yang multitalenta.

Wanita harus bisa mandiri menguasai berbagai bidang namun tidak melupakan kodratnya sebagai seorang ibu dan menjalankan tugas tugas sebagai seorang ibu untuk keluarganya.

”Terutama bisa aktif dan memberikan manfaat banyak orang. Seperti saya pribadi yang berkaitan sosial kemasyarakatan,’’ tandas dia.

Baca JugaTiga Kali Berlebaran di Mesir, Ini Cerita Arini Shohihalhaq Warga Peterongan Jombang Kuliah di Universitas Al Azhar Mesir

Baca Juga:  Atasi Kekurangan Ribuan Guru di Jombang, Dewan Pendidikan Jombang Dorong Buka Penerimaan GTT

Meski begitu, menerapkan perjuangan Kartini di era masa kini tidaklah mudah. Sebagai manusia ia juga sering merasa lelah.

Namun ia punya tips agar bisa terus semangat dan bermanfaat bagi orang lain. ”Tipsnya semangat, karena dengan semangat akan mengalahkan segalanya.

Prinsipnya membantu itu ibadah agar punya kartu menuju surga (KMS), dan tak kalah pentingnya menerapkan prinsip berbuat baik pasti akan kembali ke diri kita sendiri,’’ pungkas Anik. (ang/bin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *