Pemerintahan

Desa Cukir, Kecamatan Diwek Jombang Komitmen Tekan Angka Stunting lewat Penguatan Parenting

×

Desa Cukir, Kecamatan Diwek Jombang Komitmen Tekan Angka Stunting lewat Penguatan Parenting

Sebarkan artikel ini
TEKAN ANGKA STUNTING: Kepala Desa Cukir Sawung Agus Basuki saat membuka rangkaian kegiatan SOTH gelombang kedua di gedung serbaguna Desa Cukir.  

Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Cukir, Kecamatan Diwek kembali melaksanakan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) sebagai upaya menekan angka stunting di wilayahnya. Pembukaan SOTH gelombang kedua yang dipusatkan di gedung Serbaguna Desa Cukir disambut antusias warga.

Pelaksanaan kegiatan ini dibiayai melalui Dana Desa (DD). Fokus utama program adalah membekali masyarakat, khususnya para orang tua  tentang pentingnya ilmu parenting (pengasuhan anak). ”Ini merupakan upaya jajaran pemdes dalam membentuk anak-anak sehat dan berkualitas dengan meminimalkan terjadinya stunting pada anak akibat pola pengasuhan yang kurang tepat di wilayah desa kami,” ungkap Kepala Desa Cukir Sawung Agus Basuki. Sasaran peserta SOTH kali ini mulai dari ibu hamil (bumil) hingga orang tua dengan anak bawah lima tahun (balita).

Baca Juga:  Harga Lebih Terjangkau, Dinas Perkim Jombang Sediakan Layanan Sedot WC bagi Masyarakat

Desa Cukir terdiri atas tiga dusun, antara lain Dusun Tebuireng, Cukir, dan Dusun Sumoyono. ”Dengan cakupan wilayah yang padat, kami menunjuk kader untuk bersinergi dengan bidan desa di tiap posyandu desa yang tersebar di masing-masing dusun untuk penanganan yang lebih maksimal,” ujarnya. Program juga melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) serta Bina Keluarga Balita (BKB) Tulip Desa Cukir.

Baca Juga:  Jadi Tuan Rumah Wisuda SOTH, Bukti Nyata Pemdes Mojojejer Jombang Proaktif Tekan Stunting

SOTH sendiri merupakan program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan anak agar tumbuh kembang dan karakter anak dapat dioptimalkan. Pemdes Cukir pun berkomitmen mendukung percepatan penurunan stunting, khususnya di Kabupaten Jombang, menuju target Zero Stunting. ”Pengendalian kasus stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam memberikan kontribusinya terhadap upaya percepatan penurunan stunting,” pungkasnya. (dwi/naz)

Baca Juga:  Selamat! 425 CPNS dan PPPK 2024 di Jombang Terima SK, Bupati Ajak ASN Profesional dalam Memberikan Pelayanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *