Desakita.co – Pemerintah Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, terus berupaya menjaga predikat zero stunting yang telah diraih sejak 2024. Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan penyaluran sembako yang digelar Selasa (23/12) sore, sekaligus launching gerakan gemar makan sop.
Ratusan ibu dan anak tampak antusias memenuhi halaman belakang Kantor Desa Kepatihan. Mereka menerima bantuan sembako dari pemerintah desa, sembari mengikuti pencanangan gerakan makan sop sehat.Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Kepala Desa Kepatihan, Erwin Pribadi, menjelaskan kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin. ”Jadi ini adalah kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan TP PKK Desa Kepatihan sejak era Covid-19 lalu, dan berlanjut sampai hari ini,” terangnya.
Sebanyak 250 penerima manfaat mendapat bantuan berupa sembako. ”Mereka ini semuanya adalah anak-anak yang ikut dalam posyandu desa, dari kalangan miskin hingga difabel,” lanjut Erwin.
Selain bentuk kepedulian dan pemenuhan tambahan gizi, kegiatan ini juga menjadi langkah menjaga status Desa Kepatihan sebagai desa zero stunting. ”Sejak tahun 2024, desa kami sudah zero stunting, sehingga kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menjaga kondisi tersebut,” lontarnya.
Tak hanya menerima sembako, seluruh peserta juga diajak menikmati sayur sop bersama. Gerakan ini sekaligus menjadi pencanangan gemar makan sop sehat. ”Dengan mengonsumsi sayur sehat, kami harapkan anak-anak kita juga sehat,” ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi. (riz/naz)












