Desakita.co – Warga Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang merasakan manfaat call center bebas pulsa untuk lapor polisi 110. ’’Suatu hari pukul 02.00 dini hari, warga kami menjadi korban KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) dan menghubungi 110,’’ cerita Suat Budi, kepala Pos Satkamling RT 3 RW 6 Perumahan Pondok Indah, Tunggorono, Senin (22/6). ’’Dalam waktu singkat polisi datang dan mengamankan suami yang menjadi pelaku,’’ tambahnya.
Sepanjang tahun ini 12 kali warga Tunggorono menghubungi 110. ’’Mayoritas melaporkan kecelakaan di Jalan Nur Cholis Madjid dan minuman keras,’’ kata Kades Tunggorono, Didik Dwi Mulyawan. Dia berharap penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan nasional itu diperhatikan. ’’PJU di sana sering mati,’’ ucapnya.
Di Tunggorono ada 29 pos Satkamling. ’’Semua sudah kita pasang banner 110,’’ ujarnya. Ada 50 CCTV menghadap ke jalan termasuk dua di desa dan satu di pos yang dinilai.
Camat Muchtar berharap agar semua pos Satkamling dilengkapi monitor CCTV dan wifi. ’’Sehingga dengan duduk di pos sudah bisa mengawasi lingkungan. Sedangkan hiburannya dengan wifi,’’ terangnya.
’’Agar orang luar tahu lingkungan itu dipasangi CCTV sehingga mengurungkan niat jahatnya, tolong diberi tulisan; Lingkungan ini dipasang CCTV,’’ saran Kasat Binmas Polres Jombang, AKP Pranan Edi.
Penilaian malam itu juga dihadiri Kapolsek Jombang, AKP Edy Widoyono, dan Kasubbag Binops Bagops Polres Jombang, Iptu Dwi Daryanto. (jif/naz)












