LifestylePemerintahanRegulasi

Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko Gotong Royong Bantu Warga Terdampak Bencana

×

Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko Gotong Royong Bantu Warga Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
SUKARELA: Warga bersama TNI dan Polri gotong royong membersihkan rumah terdampak angin kencang di Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko.

Desakita.co – Nilai gotong royong masih dipegang erat warga Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko.

Warga secara swadaya menggelar kerja bakti membersihkan rumah terdampak bencana angin kencang.

Seperti diketahui, sejumlah rumah mengalami rusak akibat angin kencang menerjang wilayah Mojokerto Raya, Rabu (4/2) sekitar pukul 16.30.

Dua rumah di antaranya menimpa warga Dusun Sambirejo, Desa Wringinrejo.

Kedua rumah rusak sedang setelah bagian atapnya tersingkap.

Baca Juga:  Kolaborasi Bappeda Jombang dengan Universitas PGRI Jombang Sukses, Cetuskan Inovasi SiAjar untuk Tingkatkan Kinerja Guru

’’Walaupun tidak ada korban, saat itu juga kami langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mojokerto,’’ ujar Kepala Desa Wringinrejo Suhartono.

Personel BPBD yang diterjunkan ke lokasi langsung melakukan asesmen dampak bencana tersebut.

Penanganan darurat dilakukan dengan membagikan bantuan terpal pada pemilik kedua rumah tersebut.

Di samping itu, warga secara swadaya membantu penghuni rumah yang kesusahan tertimpa bencana.

Baca Juga:  Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko Bangun Lapangan Voli, Wadahi Kegiatan Masyarakat

Para tetangga korban, dibantu personel Polsek Sooko dan Koramil Sooko menggelar kerja bakti untuk membersihkan puing-puing rumah warga yang diempas angin kencang.

’’Selain warga dan TNI/Polri, kami juga melibatkan anggota Desa Tangguh Bencana (Destana) Wringinrejo. (Destana) kami fungsikan setiap ada bencana seperti ini,’’ bebernya.

Menurutnya, gotong royong lewat kerja bakti tersebut sekaligus wujud kepedulian dan meringankan warga yang sedang tertimpa bencana.

Baca Juga:  Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko Serahkan 150 Sertifikat Program PTSL kepada Warga

Swadaya warga dinilai penting, terutama dalam percepatan pemulihan kondisi pascabencana.

Lingkungan sekitar rumah warga terdampak angin kencang kembali bersih seiring rampungnya kerja bakti.

’’Secara swadaya warga membantu tetangga yang terdampak bencana dengan semampunya. Jadi, tidak hanya menunggu bantuan BPBD,’’ tandas Suhartono. (vad/fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *