Pemerintahan

Harga Beras Melambung Tinggi, Operasi Pasar Beras SPHP yang Digelar Pemkab Jombang Jadi Rebutan Warga

×

Harga Beras Melambung Tinggi, Operasi Pasar Beras SPHP yang Digelar Pemkab Jombang Jadi Rebutan Warga

Sebarkan artikel ini

Desakita.co – Melambungnya harga beras direspons Pj Bupati Jombang Sugiat. Ia menegaskan, operasi pasar (OP) di beberapa tempat sebagai upaya menurunkan inflasi yang disebabkan tingginya harga beras.

”Kita gelar operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga pangan. Juga upaya menurunkan inflasi, karena salah satu komoditas penyumbang inflasi adalah beras yang harganya masih tinggi,’’ ujarnya saat memantau OP di Pasar Cukir, Rabu (21/2).

Dengan operasi pasar secara merata, lanjutnya, dapat menekan kenaikan harga beras di pasar tradisional.

Baca Juga:  Maya Novita Sosok Kartini Masa Kini Asal Desa Sepanyul Gudo Jombang (2): Aktif di Berbagai Kegiatan Sosial

Meski beberapa bulan lalu, OP juga gencar dilakukan di beberapa tempat, namun  hasilnya belum mampu menekan kenaikan harga beras.

”Sebetulnya (harga beras) turun tapi memang tidak terlalu. Karena permasalahannya tidak hanya terjadi di jombang, melainkan merata secara nasional,’’ jelas dia.

Pemkab Jombang akan berupaya menekan inflasi yang disebabkan kenaikan harga beras. Termasuk upaya upaya lain.

“Kita punya stok beras 135 ton yang dititipkan di Bulog,’’ tandasnya.

Selain memantau OP, pihaknya juga blusukan ke pasar memantau kios yang menyediakan beras SPHP.

Baca Juga:  Unik, Desa di Jombang Ini Sediakan Karaoke di Poskamling Untuk Warga yang Berjaga

”Kita ingin memastikan ada beberapa dowline di Pasar Cukir yang menjual beras SPHP. Mereka jual Rp 10.900, tidak boleh lebih,’’ tegasnya.

Terpisah, Ketua Komisi B DPRD Jombang Sunardi, menyebut berdasar pengalaman setiap operasi pasar yang dilakukan, tetap tidak bisa langsung menstabilkan harga beras.

Menurut dia, ketersediaan stok beras program SPHP di pasar tradisional itu justru ini yang bisa menyetabilkan harga beras.

Baca Juga:  Khofifah-Emil Berpeluang Menangi Pilgub Jatim hingga 70,2 Persen, Begini Hasil Survey Poltracking Terbaru

“Karena konsumen mempunyai pilihan, salah satunya beras SPHP yang harganya jauh lebih murah,” sebutnya.

Karena itu langkah cepat yang harus dilakukan menurutnya segera berkomunikasi antara Disdagrin dengan Bulog.

Pihaknya juga akan turut berkoordinasi dengan Disdagrin untuk mengetahui kendala yang dihadapi sehingga beras SPHP sulit dicari.

Dia berharap selain operasi pasar, beras SPHP kembali dijual di pasaran.

“Tapi juga harus benar-benar dipantau karena beras SPHP juga dijual dengan harga tinggi,” pungkasnya. (ang/yan/bin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *