LifestylePendidikan

Sosok Muhammad Agussalim Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Jombang: Komitmen Tingkatkan Bimbingan Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren

×

Sosok Muhammad Agussalim Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Jombang: Komitmen Tingkatkan Bimbingan Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren

Sebarkan artikel ini
INTELEK: Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Kemenag Jombang, Drs H Muhammad Agussalim MH, membaca kitab di ruangannya, Jumat (20/9).

Desakita.co – Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Kemenag Jombang, Drs Muhammad Agussalim MH, memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan bimbingan pendidikan diniyah dan pondok pesantren.

Dibawah pembinaan Kemenag, kini jumlah pondok dan taman pendidikan Alquran (TPQ) yang tercatat resmi semakin meningkat.

’’Kami di PD Pontren memiliki tugas melaksanakan pelayanan, bimbingan, pembinaan, dan pengelolaan sistem informasi di bidang pendidikan diniyah dan pondok pesantren berdasarkan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (20/9).

Baca Juga: Profil Lengkap Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo: Awali Karir Jadi Dosen Hingga Inspektur Khusus Kemendagri

Pihaknya intensif membina setiap lembaga untuk tertib melaporkan administrasi melalui Emis atau platform sistem pendataan pendidikan di Kementerian Agama.

’’Kita bina agar terampil Emis, baik meliputi izin operasional maupun administrasi lainnya,’’ tambah pria kelahiran 17 Agutus 1970 ini.

Dengan pembinaan dan bimbingan tersebut, kini jumlah pondok pesantren yang terdata secara resmi meningkat. Tahun 2023 sebanyak 228 pondok, tahun ini menjadi 235 pondok.

Baca Juga:  Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran, Pj Bupati Jombang Lakukan Sidak Toko Modern di Desa Tambakrejo Jombang, Ini Hasilnya

TPQ dari jumlah 3.081 menjadi 3.116.

’’Dengan Emis yang meningkat, maka kualitas pendataan pondok dan TPQ di Jombang semakin bagus,’’ terang anak ketiga dari pasangan H M Thohir dan Hj Nur Laily ini.

Agussalim mengawali pendidikannya di SDN Kwangsan Sedati lulus 1982. SMPN 1 Sedati lulus 1985.

SMA Gedangan Sidoarjo lulus 1988. Kemudian Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel lulus 1992.

Dia menuntaskan pendidikan S2 di Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Fakultas Hukum lulus 2018.

Baca Juga: Intip Profil Mashur Kasi Bimas Islam Kemenag Jombang: Pernah Jualan Kiswah Saat Kuliah di Mesir | Desa Kita

Agussalim memilih menetap di Jombang setelah mengikuti dawuh gurunya, KH Abdul Jabar Adlan, pengasuh Pondok Putri Walisongo Cukir. Ia mengajar di Unhasy Fakultas Dakwah 1994 hingga 2018.

Agussalim masuk PNS 1999. Ia ditugaskan pertama kali di penyuluh KUA Kecamatan Ploso 2000 hingga 2003.

Baca Juga:  Rusak Bertahun tahun, Jalan Rusak di Desa Sidomulyo Jombang Jadi Kubangan Air

Ia juga pernah di KUA Kecamatan Mojowarno sebagai penyuluh.

’’Pada 2005 saya diangkat menjadi Kepala KUA di Kecamatan Mojoagung,’’ paparnya.

Baca Juga: Intip Profil Sunarsih Atlet Softball Nasional yang Kini Jadi Guru di SMPN Sumobito Jombang

Agussalim juga pernah menjadi kepala KUA Kecamatan Diwek, Wonosalam  Ploso dan Bareng. ’’2017 saya dipercaya mengemban amanah sebagai Kasi Penyelenggara Syariah sampai 2021.

Kemudian ditugaskan menjadi Kasi Pendidikan Agama Islam. Mulai 2023 hingga sekarang menjadi Kasi PD Pontren,’’ ungkapnya.

Aktif di NU dan Rutin Isi Pengajian

SEMENTARA ITU, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Kemenag Jombang, Drs H Muhammad Agussalim MH, juga aktif di Nahdlatul Ulama (NU).

Pria yang tinggal di Desa Mojojejer Kecamatan Mojowarno ini mulai berkhidmat di MWC NU Mojowarno sejak 2003.

’’Saya aktif di NU sejak di KUA Kecamatan Mojowarno, sekitar 2003,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Baca Juga:  Sosok Djum’atin Guru MAN 4 Denanyar Jombang: Mengabdi Sejak 2002, Mudah Dekat dengan Siswa dan Peduli Lingkungan

Saat ini, dia dipercaya menjabat katib syuriah MWC NU Mojowarno.

Baca Juga: Profil Soeharto Ketua PMI Kabupaten Jombang: Perintis Berdirinya PMI Jombang, Aktif Sejak 1980

Baginya, NU bukan sekedar organisasi keagamaan, namun juga tempat berkhidmat sekaligus jalan untuk menebar dakwah kepada umat.

’’Sejak saya bergabung di NU, ada berbagai kegiatan pengajian yang kita adakan. Salah satunya majelis pengajian Ahad Legi,’’ terangnya.

Disela-sela waktunya, Agussalim juga sering mengisi khotbah Jumat dan pengajian yang diadakan warga di sekitar Kecamatan Mojowarno.

Baca Juga: Profil Lengkap Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo: Awali Karir Jadi Dosen Hingga Inspektur Khusus Kemendagri

’’Alhamdulillah kalau pengajian dan khotbah rutin sampai sekarang,’’ terangnya.

Muhammad Agussalim menikah dengan Siti Durotun nafiah asli Magelang. Dari pernikahannya, dikaruniai tiga anak. M Athfan Falahul Huda, Siti Nur Kholilah Kamelia dan terakhir M Rosihan Safiqudin. (ang/jif)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *