Desakita.co – Warga Dusun Kapringan, Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Jombang hingga saat ini masih mempertahankan tradisi turun temurun leluhur mereka dengan rutin menggelar kegiatan sedekah bumi.
Kegiatan tahun ini digelar dalam bentuk acara pawai budaya sedekah dusun dengan menampilkan kirab gunungan hasil bumi dan jajanan tadisional serta beragam atraksi perpaduan kesenian tradisional dan musik modern, Minggu (21/7) kemarin.
Peserta pawai budaya merupakan warga Dusun Kapringan yang terdiri dari 12 Rukun Tetangga (RT). “Meskipun bertajuk sedekah dusun, namun seluruh warga masyarakat desa juga turut berpartisipasi meramaikan acara,” ujar Saiful Anam Kepala Desa Dukuhklopo.
Tahun ini pawai budaya sedekah bumi Dusun Kapringan mengusung tema bersatu dalam keberagaman memperkuat persaudaraan.
Kegiatan pawai budaya sedekah Dusun Kapringan mendapat apresiasi dari Forkopimcam Peterongan dan tokoh masyarakat setempat.
Acara turut dihadiri langsung dan dibuka secara simbolis dengan pelepasan balon dan pemukulan gong oleh Mohammad Eryk Arif selaku Camat Peterongan.
Kirab pawai budaya diatur sedemikian rupa dengan rute jalan mengelilingi Desa Dukuhklopo dengan start dan finish di perempatan jalan Dusun Kapringan.
“Diadakannya perayaan sedekah dusun ini bertujuan untuk uri-uri budaya yang telah lama ada. S
erta semakin mempersatukan masyarakat dan memberikan motivasi kepada generasi muda untuk selalu menjaga dan melestarikan budaya leluhur,” terangnya.
Pawai budaya sedekah bumi merupakan wujud nyata warga dalam melestarikan tradisi budaya dusun setempat.
Bentuk gotong royong dan kerukunan warga juga tercermin dengan keterlibatan mereka secara sukarela dalam seluruh rangkaian kegiatan.
“Saya selaku perwakilan Pemdes sangat berterimakasih kepada masyarakat Dusun Kapringan dan warga Desa Dukuhklopo pada umumnya serta semua pihak yang terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan sedekah bumi,” pungkasnya. (dwi/naz/ang)












