DesaKita.co – Setelah sempat gagal dibangun pada tahun lalu, proyek pembangunan jembatan bailey di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang, kembali dipersiapkan tahun ini.
Setelah perencanaan selesai, kini proyek senilai Rp 3,6 miliar segera diajukan lelang.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang, Dian Kusuma Rahmat Subekti mengatakan, proses perencanaan pembangunan jembatan bailey saat ini telah selesai.
Selanjutnya proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp 3,6 miliar itu akan segera masuk tahapan lelang.
”Setelah perencanaan selesai, proyek pembangunan jembatan bailey di Kudubanjar segera naik lelang,” ujarnya.
Menurut Dian, saat ini pihaknya juga tengah melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) untuk pendampingan selama proses pelaksanaan proyek berlangsung. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh tahapan berjalan sesuai aturan dan meminimalisir kendala di kemudian hari.
”Saat ini kami segera koordinasi dengan APH untuk melakukan pendampingan,” katanya.
Ia menjelaskan, mekanisme lelang nantinya direncanakan menggunakan sistem minicompetition atau minikompetisi. Skema itu dipilih karena dinilai lebih efektif dan tidak memakan waktu terlalu lama dibanding mekanisme lelang biasa.
”Rencananya lelang melalui minicompetition karena dinilai tidak memakan waktu cukup lama,” terangnya.
Dengan mekanisme tersebut, Pemkab Jombang berharap proses penentuan rekanan bisa lebih cepat sehingga pekerjaan fisik dapat segera dimulai. Bahkan, akhir bulan ini pemenang lelang ditargetkan sudah ditetapkan.
”Rencananya akhir bulan ini sudah ada penetapan pemenang lelang,” ungkapnya.(yan/naz)












