Pemerintahan

Digelontor Rp 22,6 Miliar, Pembangunan Pasar Baru di Desa Denanyar Jombang Belum Jelas

×

Digelontor Rp 22,6 Miliar, Pembangunan Pasar Baru di Desa Denanyar Jombang Belum Jelas

Sebarkan artikel ini
NGANGGUR: Lahan di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang yang dibeli pemkab 2022 lalu rencana dibangun pasar.

Desakita.co – Usai menggelontorkan anggaran mencapai Rp 22,6 miliar untuk membebaskan tanah kas desa (TKD) di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang akhir 2022 lalu,  hingga kini rencana pembangunan pasar masih belum ada kejelasan.

Pemkab masih menyusun dokumen perencanaan untuk melengkapi usulan program ke pemerintah pusat. Pasalnya untuk anggaran pembangunan pasar, pemkab mengandalkan anggaran dari pusat.

Pantauan di lokasi, terlihat lahan seluas 3,7 hektare eks TKD Denanyar yang sudah dibebaskan pemkab masih nganggur.

Di lokasi juga tidak ditemukan plang aset pemkab terpasang.

Baca Juga:  Harga Cabai Rawit di Jombang Makin Tinggi, Konsumen Beralih Beli Cabai Rusak

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan saat ini pihaknya terus memantapkan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan pasar.

”Jadi tahun lalu sudah kami susun masterplan-nya, tinggal tahun ini penyusunan DED (Detail Engineering Design),” kata Bayu dikonfirmasi, Rabu (11/1) kemarin.

Sebagai rangkaian tahapan, saat ini pihaknya masih fokus menyusun dokumen kerangka acuan kerja (KAK) sebagai acuan penyusunan DED.

”Jadi setelah KAK selesai, baru kita kasih konsultan yang merumuskan, sehingga ada kejelasan,” tutur Bayu.

Baca Juga:  Krisis Air Masih Melanda di Jombang, 689 KK di Dua Desa Ini Butuh Kiriman Air Bersih

Diakui, dokumen itu nantinya bakal ditindaklanjuti ke pemerintah pusat.

Mengingat rencana awal pembangunan pasar itu bakal dibangun menggunakan anggaran dari pemerintah pusat.

”Jadi masterplan sudah ada, dan ketika DED sudah selesai baru kita bawa ke pusat. Karena dari dokumen itu sudah muncul bunyi anggaran yang dibutuhkan itu sekian, jadi yang bangun nanti dari sana,” kata Bayu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jombang Danang Praptoko mengaku masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan pembangunan pasar.

Baca Juga:  Palang Pintu Perlintasan KA di Desa Bandarkedungmulyo Jombang Belum Difungsikan Meski Rampung Dibangun, Begini Penjelasan Dishub Jombang

Pasalnya, anggaran pembangunan pasar yang digunakan untuk merelokasi pedagang di kawasan PCN ditaksir mencapai Rp 100 juta ke atas. Sehingga pemkab berupaya melobi anggaran dari APBN.

Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kementerian PUPR, Bappenas, hingga Kementerian Perdagangan. Sayangnya, hingga saat ini belum ada kepastian.

Ia menyebut, Pemkab Jombang masih berupaya agar pembangunan pasar nanti mendapat support dana dari APBN sambil mencukupi persyaratan dokumen yang diperlukan. (fid/naz/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *