Desakita.co – Dalam merawat tanaman labu blonceng di pekarangan rumahnya Desa/Kecamatan Wonosalam, Zaenal Arifin mengandalkan pupuk bokasi dari hasilkan dari kotoran cacing atau bekas cacing yang sudah difermentasi oleh cacing.
Selain itu, ia juga menggunakan rendaman bawang putih agar tanaman tahan serangan penyakit.
Zaenal mengatakan, ada beberapa hal yang harus disiapkan sebelum menanam labu blonceng.
Pertama, adalah mempersiapkan bibit yang tahan serangan penyakit.
”Caranya bibit labu blonceng kita jemur sampai kering selama satu minggu.
Setelah itu, kita rendam dalam air yang telah kita campur bawang putih selama satu malam.
Baca Juga: Mencicipi Durian Upit Khas Desa Wonomerto Wonosalam Jombang, Bentuknya Mungil Tapi Rasanya Mantap
Dalam mencampur air bawang putih alat-alat yang digunakan steril tidak boleh kemasukan garam/penyedap rasa lainnya,” ujar dia.
Setelah itu, bibit yang telah direndam air bawang putih siap untuk ditanam.
Dalam proses penanamannya sendiri, Zaenal juga tidak langsung menanam ke dalam tanah.
Baca Juga: Harga Jual Bersaing, Warga Desa Wonosalam Jombang Tertarik Budi Daya Cacing Tanah, Ini Jenisnya
Pertama-tama, ia mencampur tanah dengan pupuk bokasi dari pengolahan ternak cacing.
Menurutnya, hasilnya lebih maksimal. ”Selama ini kita tidak pernah menggunakan pupuk kimia tapi pupuk organik dari bokasi,” pungkasnya. (ang/naz)












