Potensi

Mencicipi Durian Upit Khas Desa Wonomerto Wonosalam Jombang, Bentuknya Mungil Tapi Rasanya Mantap

×

Mencicipi Durian Upit Khas Desa Wonomerto Wonosalam Jombang, Bentuknya Mungil Tapi Rasanya Mantap

Sebarkan artikel ini
MANIS LEGIT: Misinah, 44 warga Dusun/Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam menunjukkan durian upit.

Desakita.co – Wonosalam memiliki beragam jenis durian lokal. Salah satunya, durian upit asal Dusun/Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam.

Durian ini memiliki bentuk mungil, tapi daging buahnya tebal dan rasanya manis pulen.

Salah satu warga Desa Wonomerto yang memiliki pohon durian upit adalah Misiniah, 44,. Durian upit sudah ada sejak dulu di Wonomerto.

Dinamakan durian upit, karena bentuknya mungil dan tidak terlalu besar. Ukurannya memang lebih kecil jika dibandingkan durian bido, montong, maupun bawor.

Baca Juga:  Miliki Nilai Ekonomis Tinggi, Produksi Tembakau Alternatif dari Daun Talas Beneng di Desa Wonomerto Jombang Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan

”Ya durian ini memang kecil,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Meski berukuran kecil, soal rasa durian ini tiada duanya. Ini setelah, durian ini memiliki daging yang tebal.

Kemudian manis pulennya pas dipadukan dengan pahitnya khas durian lokal wonosalam. ”Rasanya manis, pulen, dan pahit,’’ papar dia.

Baca Juga:  Dukung Peningkatan Sektor Pertanian, Pemdes Kedunglumpang, Mojoagung Jombang Realisasikan Pembangunan Infrastruktur Pertanian

Dari beberapa pohon durian yang dia miliki, ia hanya memiliki satu jenis pohon. Lokasinya di Desa Jarak, Kecamatan Wononosalam atau sekitar 2 km dari rumahnya.

”Usia pohonnya kisaran 30 tahun. Saya dulu beli tanahnya saat pohonnya belum begitu besar,’’ papar dia.

Saking enaknya durian ini, Misinah sempat mengikutsertakan dalam kontes durian lokal Wonosalam.

Baca Juga:  Warganya Pandai Bikin Kandang Hewan Berkualitas, Desa Gempollegundi, Gudo Jombang Kini Punya Julukan Kampung Kombong

Setelah dinilai juri, durian upit mendapat skor 206 atau peringat ketiga. ”Ya, kemarin juara 3,’’ jelas dia.

Sayangnya, durian ini tak selalu ada di petani. Untuk itu, jika ada ingin mencicipi durian ini, maka harus pesan dulu.

”Durian ini harganya terjangkau, mulai Rp 35.000 sampai Rp 50.000 per biji. Lebih murah karena ukurannya kecil,’’ pungkasnya. (ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *