Bisnis

Harga Kedelai Naik Jadi Segini, Bikin Perajin Tahu Desa Sumbermulyo Jogoroto Jombang Kelimpungan

×

Harga Kedelai Naik Jadi Segini, Bikin Perajin Tahu Desa Sumbermulyo Jogoroto Jombang Kelimpungan

Sebarkan artikel ini
TERUS BERTAHAN: Perajin tahu Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, (7/1). (Azmy Endiyana/Radar Jombang)

DesaKita.co – Kenaikan harga kedelai impor yang signifikan membuat perajin tahu di Kabupaten Jombang kelimpungan.

Agar tetap bisa tetap produksi, mereka memperkecil ukuran tahu.

’’Harga kedelai impor saat ini telah mencapai Rp 9.000 per kilogram, meningkat dari harga sebelumnya yang hanya Rp 8.000,’’ kata Nuryatin, salah satu perajin tahu di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, (7/1).

Baca Juga:  Kelola TKD Jadi Rest Area, Pemdes Wangkalkepuh Jombang Optimistis Dongkrak Ekonomi Warga

Baca Juga: Intip Profil Abdul Haris, Kepala MTsN 9 Jombang yang All Out Jadi Pendidik Karena Jatuh Cinta

Kenaikan ini dianggap cukup memberatkan, terutama bagi perajin kecil yang bergantung pada bahan baku tersebut.

’’Kenaikannya itu bertahap, mulai dari seratus, dua ratus rupiah, terus naik. Sama seperti sebelumnya, kedelai selalu naik,’’ ucapnya.

Untuk mengatasinya, perajin memperkecil ukuran tahu. Karena tidak bisa menaikkan harga tahu.

Baca Juga:  Ini Kunci Sukses SMAN Jogoroto Jadi Juara Lomba SBC Enterpreneur Competition 2024

Langkah ini diambil untuk menjaga margin keuntungan agar tetap ada dan menghindari kerugian akibat melonjaknya harga kedelai.

’’Kalau harga dinaikkan takutnya pelanggan lari,’’ ungkapnya. Para pegrajin tahu di Jombang berharap ada langkah dari pemerintah untuk menstabilkan harga kedelai impor.

Baca Juga: Harga Naik, Petani Kacang di Desa Brodot Kecamatan Bandarkedungmulyo Jombang Semringah

’’Kita berharap pemerintah menjaga agar kondisi ini tidak terus berlanjut, sehingga kita dapat terus berproduksi tanpa harus menaikkan harga tahu di pasaran, yang pada akhirnya akan berdampak pada konsumen,’’urainya.

Baca Juga:  Kenalkan Cara Mengolah Beras Analog Talas, Dosen Unwaha Jombang Adakan Pengabdian Masyarakat di Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan

Kenaikan harga kedelai bukan hanya menjadi masalah bagi perajin tahu, tetapi juga dapat mempengaruhi pasokan dan harga tahu di pasar.

’’Perhatian dari pemerintah sangat diharapkan untuk menjaga keberlangsungan usaha tahu,’’ ucapnya. (yan/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *